Skip to main content
Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi

Bangunan Melanggar GSB Mulai Ditertibkan

BENGKULU, Rakjat.com – Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menunjukkan keseriusannya dalam merombak estetika wajah ibu kota provinsi. Dalam tinjauan lapangan terbaru, Jumat (30/1/2026), Dedy menyoroti maraknya bangunan yang melanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB) dan meminta para pemilik gedung segera melakukan pembenahan.


Menurut Dedy, banyak bangunan yang cenderung “memanjang” ke arah bahu jalan tanpa mengindahkan aturan tata ruang. Kondisi ini dinilai merusak keindahan kota serta menghambat ketertiban dan fungsi infrastruktur publik.


“Ini sudah ada GSB, tapi masih ditambah lagi ke depan. Jadi tidak cantik lagi kota kita,” ujar Dedy.


Ia menegaskan, pelanggaran batas bangunan menjadi salah satu faktor utama yang membuat wajah kota terlihat semrawut dan tidak nyaman bagi masyarakat maupun pendatang.


Tak hanya soal posisi bangunan, aspek visual gedung juga menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bengkulu. Dedy mengimbau seluruh pemilik ruko dan rumah tinggal agar rutin melakukan perawatan, termasuk pengecatan ulang, demi menciptakan lingkungan yang rapi dan bersih.


“Kami juga menghimbau supaya dicat. Orang datang itu kan macam-macam. Kalau rapi dan bersih orang senang, tapi kalau kusut dan kumuh, siapa yang mau datang?” tambahnya.


Meski memiliki kewenangan penuh untuk melakukan pembongkaran paksa, Dedy menegaskan bahwa jajarannya tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Saat ini, Pemerintah Kota melalui Dinas PUPR dan Satpol PP terus melakukan sosialisasi serta pendekatan kepada para pelanggar agar secara sadar menyesuaikan bangunannya dengan regulasi yang berlaku.


Namun demikian, Dedy mengingatkan bahwa kesabaran pemerintah memiliki batas. Jika imbauan dan pendekatan persuasif tidak diindahkan, maka tindakan tegas sesuai aturan hukum akan diterapkan.


“Alhamdulillah, termasuk yang melanggar-melanggar itu kita dekati dulu. Tapi pada akhirnya, aturan tetap harus ditegakkan,” tegasnya.


Kebijakan penataan ini sejalan dengan visi besar Pemkot Bengkulu dalam menyulap kawasan-kawasan strategis, termasuk kawasan pasar, agar menjadi lebih modern, tertata, dan nyaman.


Dengan tertibnya penerapan GSB serta lingkungan yang bersih dan terawat, Kota Bengkulu diharapkan mampu bersaing dengan kota-kota besar lainnya dalam menarik minat wisatawan dan investor.

Daerah