Pasar Murah Digelar di 15 Kecamatan, Bupati Kaur Minta Lokasi Mudah Dijangkau Warga
Kaur, Rakjat.com – Pemerintah Kabupaten Kaur menggelar program pasar murah Ramadan sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Kaur Gusril Pausi di halaman Kantor Camat Kaur Selatan.
Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok selama bulan Ramadan sekaligus mengantisipasi kenaikan harga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Kaur Erni Salbiah dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menekan laju inflasi serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama Ramadan hingga menjelang hari raya.
“Selain untuk pengendalian inflasi, kegiatan pasar murah ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan di bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 1447 H/2026 M,” ungkap Erni.
Ia menjelaskan bahwa harga berbagai komoditas yang dijual dalam kegiatan tersebut rata-rata lebih rendah sekitar 20 persen dibandingkan harga pasar. Sejumlah kebutuhan pokok yang disediakan antara lain gula pasir Rp14.500 per kilogram, terigu kemasan Rp9.000 per kilogram, tepung sagu Rp6.000 per kemasan, bawang merah Rp18.000 per 500 gram, minyak goreng Rp15.500 per liter, kental manis Rp10.000 per kaleng, telur ayam ras Rp45.500 per rak, serta margarin Rp5.500 per sachet.
Selain penjualan satuan, panitia juga menyediakan paket belanja yang berisi gula pasir, tepung terigu, dan minyak goreng dengan harga Rp39.000 per paket.
Erni menambahkan bahwa program pasar murah ini tidak hanya dilaksanakan di Kecamatan Kaur Selatan, tetapi akan digelar secara bergilir di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kaur. Pelaksanaan kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai 4 Maret hingga 12 Maret 2026 dengan sasaran seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Kaur Gusril Pausi dalam sambutannya menyampaikan bahwa pasar murah merupakan program tahunan pemerintah daerah yang bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kegiatan ini bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tentunya seluruh pihak harus berperan aktif untuk menyebarluaskan informasi kegiatan ini, karena pasar murah untuk memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 2026” ujar Bupati.
Ia juga meminta panitia penyelenggara untuk melakukan inovasi dalam pelaksanaan kegiatan, khususnya dalam penentuan lokasi agar lebih mudah diakses oleh masyarakat.
Menurutnya, pasar murah tidak harus selalu dilaksanakan di halaman kantor camat, tetapi dapat pula dipusatkan di desa atau lapangan terbuka yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Kalau di kantor camat kadang masyarakat segan untuk datang. Kita menggelar ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, jadi harus dipilih lokasi yang memang mudah diakses dan masyarakat tidak segan hadir” tegasnya.
Bupati menekankan bahwa program pasar murah harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.
Di akhir sambutannya, ia mengajak masyarakat memanfaatkan program pasar murah yang telah dijadwalkan di 15 kecamatan tersebut agar kebutuhan pokok dapat diperoleh dengan harga yang lebih ringan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan pasar murah ini dengan sebaik-baiknya, karena kegiatan ini memang diperuntukkan bagi masyarakat agar kebutuhan pokok selama Ramadan dan menjelang Idulfitri dapat terpenuhi dengan harga yang lebih ringan” ujar Bupati.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil, inflasi daerah dapat dikendalikan, serta daya beli masyarakat tetap terjaga selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan pembukaan pasar murah tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Nasar Rahman, Kepala Kejaksaan Negeri Kaur Jainah, Kapolres Kaur Alam Bawono, Ketua TP PKK Poppy Tatriansi Gusril, Ketua GOW Popi Anggraini Hamid, Ketua DWP Yessi Arfrida Nasrur, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaur.(Adv)
