Skip to main content
Warga Diminta Aktif Laporkan Potensi Bencana ke BPBD Kota Bengkulu

Warga Diminta Aktif Laporkan Potensi Bencana ke BPBD Kota Bengkulu

Bengkulu, Rakjat – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya mitigasi bencana dengan segera melaporkan setiap kejadian darurat maupun potensi bahaya yang ditemukan di lingkungan sekitar.

Kepala BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, menyampaikan bahwa laporan masyarakat sangat penting untuk mempercepat respons penanganan di lapangan.

“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan atau menemukan kejadian darurat, silakan menghubungi call center BPBD atau datang langsung ke kantor BPBD Kota Bengkulu di Kelurahan Pagar Dewa,” katanya.

Ia menjelaskan, BPBD telah menyiapkan personel yang siap siaga untuk menerima laporan masyarakat dan melakukan tindakan cepat apabila terjadi kejadian darurat.

Menurutnya, laporan yang lengkap dan akurat sangat membantu tim dalam melakukan penilaian awal terhadap situasi di lapangan serta menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

Beberapa kejadian yang dapat dilaporkan antara lain bencana alam seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, angin puting beliung, maupun kekeringan.

Selain itu, kejadian non-alam seperti kebakaran, kecelakaan transportasi massal, ledakan, dan gangguan teknologi juga termasuk dalam kategori yang dapat dilaporkan kepada BPBD.

Saat menyampaikan laporan, masyarakat diharapkan memberikan informasi rinci seperti lokasi kejadian, waktu peristiwa, jumlah korban, hingga kerusakan yang terjadi pada fasilitas umum atau rumah warga.

Data mengenai jumlah pengungsi serta kebutuhan mendesak di lokasi terdampak juga sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses penanganan.

BPBD juga meminta masyarakat tidak mengabaikan tanda-tanda alam yang mencurigakan, seperti perubahan kondisi air sungai secara tiba-tiba atau retakan tanah yang berpotensi memicu bencana.

Dengan partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan kejadian maupun potensi bahaya, BPBD Kota Bengkulu berharap penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat sehingga risiko kerugian dan korban dapat diminimalkan.

Daerah