Skip to main content
Kepala BPKAD Soroti Pentingnya Pengawasan Digital Anak

Kepala BPKAD Soroti Pentingnya Pengawasan Digital Anak

Kota Bengkulu, Rakjat.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengeluarkan imbauan resmi kepada para orang tua untuk membatasi durasi penggunaan internet anak selama masa libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Langkah ini diambil sebagai upaya nyata melindungi generasi muda dari dampak negatif dunia digital yang kerap meningkat saat waktu luang anak bertambah.

Kepala Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Nurlia Dewi, menegaskan bahwa imbauan ini bukan tanpa dasar. Kebijakan tersebut merujuk pada Peraturan Kementerian Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 yang berfokus pada perlindungan anak di ruang siber.

“Kami ingin memastikan anak-anak di Bengkulu tetap aman. Pembatasan ini bertujuan melindungi mereka dari paparan konten negatif, risiko perundungan siber (cyberbullying), hingga mencegah kecanduan gawai yang berlebihan,” ujar Nurlia.

Ia menjelaskan, momen libur Lebaran kerap menjadi titik lengah dalam pengawasan aktivitas digital anak. Tanpa pendampingan, anak-anak berpotensi menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar tanpa filter konten yang jelas.

Karena itu, orang tua diimbau untuk aktif memantau situs maupun aplikasi yang diakses anak. Selain itu, anak juga diharapkan lebih diarahkan pada kegiatan positif seperti aktivitas fisik dan mempererat silaturahmi keluarga.

Tak hanya itu, komunikasi dua arah antara orang tua dan anak dinilai penting untuk memahami aktivitas digital mereka, sekaligus membangun kepercayaan dalam penggunaan teknologi.

Imbauan ini mendapat respons positif dari masyarakat dan praktisi pendidikan. Langkah preventif tersebut dianggap penting dalam menjaga kesehatan mental serta stabilitas emosional anak di tengah derasnya arus informasi digital.

Pemkot Bengkulu pun berharap momen libur Lebaran tahun ini dapat dimanfaatkan untuk mempererat hubungan keluarga melalui interaksi langsung, bukan sekadar aktivitas di dunia maya.

Di sisi lain, Kepala BPKAD Kota Bengkulu Yudi Susanda menilai imbauan pembatasan penggunaan internet ini merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas generasi muda serta menciptakan lingkungan sosial yang lebih sehat.

Daerah