MPLS 2025 SMAN 1 Tanjab Timur,Kepsek: Membangun GEN-Z yang berkarakter SIMANTIF
Tanjabtim,Rakjat.com -Hari pertama Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi ditandai dengan pelepasan balon gas ke udara oleh Kepala Sekolah.
Ratusan siswa-siswi baru itu memadati halaman depan sekolah yang berada di SK 16 tepatnya di Jalan Jendral Sudirman Desa Rantau Rasau 2 Kecamatan Rantau Rasau, dengan di hantarkan secara langsung oleh para orang tua murid.
Para siswa-siswi berbaris rapi mengenakan seragam sekolah menengah atas dan yang belum memiliki seragam masih mengenakan seragam sekolah tingkat pertama yang mereka pakai dari sekolah sebelumnya.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Timur, Nurkholis Huda S. S.Pt.M.Pd mengatakan pada prinsipnya kegiatan yang dilakukan sesuai petunjuk teknis (juknis) yang diberikan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi yang sesuai dengan aturan kementerian Pendidikan Nasional.
Untuk jumlah siswa-siswi yang mengikuti MPLS sebanyak 252 orang anak dan akan mengikuti kegiatan yang diberikan panitia mulai dari Senin 14 Juli hingga Rabu 16 Juli 2025,yang sebelumnya sudah dilaksanakan 2 hari pra MPLS pada hari Jum'at dan Sabtu kemarin."Jelas Nurkholis saat di wawancara oleh media ini pada senin 14 Juli 2025.
Untuk tema MPLS tahun 2025 ini adalah "Membangun Gen-Z yang berkarakter SIMANTIF (Siinergi Mandiri dan Aktif) sesuai dengan 8 dimensi lulusan."Tambah kepsek SMA 1 Tanjabtim ini.
"Pada intinya kegiatan MPLS ini adalah bagaimana anak-anak bisa melebur budaya sekolahnya (SMP) masing-masing, karena mereka datang dari berbagai SMP atau MTS sekitar Tanjab Timur ini dan tentu punya karakter dan budaya tersendiri," imbuhnya.
Nurkholis Huda memastikan kegiatan MPLS di SMAN 1 Tanjung Jabung Timur ini tidak ada indikasi perpeloncoan oleh panitia OSIS maupun guru. Ia mengatakan lebih menekankan pada orientasi berbudaya,tata Krama, Akademik,disiplin,inovatif, kreatif dan telah sesuai juknis yang diatur.
"Ini sudah saya tekankan pada panitia bahwa tidak ada perpeloncoan,seperti memakai pernak pernik dan hal-hal yang membuat kesulitan peserta didik maupun membuat hal yang mubazir."tambahnya lagi.
Selain itu, ia juga menerangkan bahwa siswa yang diterima melalui jalur afirmasi sebanyak 76 orang, dengan kategori afirmasi KIP,PKH dan KKS.
"Saya berharap untuk siswa-siswi yang mengikuti MPLS ini akan lebih baik dalam belajar kedepannya dan tentunya dapat memberikan prestasi pada bidangnya masing-masing,sehingga dapat memberikan kebanggan bagi sekolah maupun orang tua murid tersebut selanjutnya terpenting dapat melanjutkan ketingkat lebih tinggi hingga mendapatkan sesuai yang mereka cita-citakan nantinya."Tutup kepsek SMAN 1 Tanjabtim yang berakreditasi A ini.(Hadi su)