Musda Partai Golkar Kota Bengkulu Ditunda, Muncul Isu Penjegalan Calon
BENGKULU,Rakjat.com – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Bengkulu resmi mengalami penundaan. Penundaan tersebut memunculkan berbagai spekulasi, termasuk dugaan adanya indikasi penjegalan terhadap salah satu calon agar tidak memenangkan forum tertinggi di tingkat daerah itu.
Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Bengkulu, Antonio Imanda, membenarkan bahwa Musda ditunda. Ia menjelaskan, penundaan tersebut berdasarkan surat resmi dari DPD I Partai Golkar Provinsi Bengkulu.
“Benar, Musda ditunda sesuai surat dari DPD I Golkar Bengkulu. Untuk jadwal ulangnya, kita masih menunggu keputusan dari DPD I,” ujar Antonio.
Saat dikonfirmasi terkait isu penjegalan salah satu kandidat, Antonio menegaskan pihaknya tidak mengetahui hal tersebut. Menurutnya, DPD II hanya menjalankan agenda sesuai jadwal dan arahan dari tingkat provinsi.
“Soal adanya dugaan penjegalan, kami tidak tahu-menahu. Yang jelas, kami hanya melaksanakan jadwal Musda sesuai arahan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Bengkulu, Yudi Harzan, menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda Golkar Kota Bengkulu memang akan dijadwalkan ulang.
“Terkait Musda Golkar Kota, akan kita jadwalkan ulang,” singkat Yudi.
Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai waktu pelaksanaan Musda yang baru. Penundaan ini pun menjadi perhatian sejumlah kader dan pengamat politik di Bengkulu, mengingat Musda merupakan momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai di tingkat kota.