Inspirasi Kakek Nurman, Tanpa Menunggu Pemerintah, Lebarkan Jalan Pakai Kotak Amal
Seluma, Rakjat.com - Kisah inspiratif datang dari Nurman (74 tahun), warga Desa Sari Mulyo, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma. Kakek tua ini rela menantang terik matahari dan guyuran hujan selama 3 tahun terakhir untuk melebarkan dan memperbaiki jalan alternatif penghubung Desa Sari Mulyo dengan Desa BP. 2, yang dulunya sangat sempit dan rawan kecelakaan.
Berawal dari keprihatinan melihat tingginya angka kecelakaan yang bahkan merenggut nyawa pengguna jalan akibat badan jalan yang sempit dan berlubang, Kakek Nurman memberanikan diri bergerak sendiri sejak tahun 2023 silam.
"Dulu jalan ini sangat sempit, kalau mobil dan motor papasan, salah satunya harus minggir dulu. Hampir setiap hari ada kecelakaan, bahkan ada yang meninggal dunia. Dari situ saya berpikir, cobalah saya berbuat sesuatu," ujar Kakek Nurman saat ditemui awak media, Selasa (7/7/2026).
Tanpa menunggu bantuan pihak lain, ia memulai pekerjaan mulia ini dengan modal yang sangat terbatas: hanya satu trip pasir dan 5 sak semen miliknya sendiri. Karena modal pribadi tidak cukup, ia kemudian terinspirasi cara lain.
"Orang bangun masjid saja pasang kotak amal akhirnya bisa berdiri bangunan yang megah. Masa saya mau membuat jalan demi kebaikan bersama tidak ada yang mau bantu? Saya kan orang tidak punya," ujarnya sambil tertawa kecil.
Niat tulus warga desa itu ternyata berbalas baik. Pada hari pertama pemasangan kotak amal, ia berhasil mengumpulkan Rp500 ribu yang langsung digunakan untuk membeli material tambahan. Dukungan masyarakat terus mengalir, membuat pekerjaan itu bisa berlanjut hingga kini.
Selama tiga tahun ini, Kakek Nurman mengerjakan semuanya seorang diri. Ia tidak berani mengajak tetangga atau teman karena tidak memiliki uang untuk membayar upah. Ia pun menegaskan tidak mengambil keuntungan sepeser pun dari sumbangan yang masuk.
Kini, hasil kerja kerasnya mulai terlihat. Angka kecelakaan di jalur tersebut turun drastis, dan pengguna jalan kini bisa melintas dengan lebih aman dan nyaman. Saat ini, Kakek Nurman masih berupaya memperlebar bahu jalan selebar 1 meter di sisi kiri dan kanan, pekerjaan yang telah berjalan selama 4 bulan terakhir.
Ia tidak mengharapkan penghargaan atau imbalan materi. Satu-satunya harapan hanyalah doa dari masyarakat agar ia tetap diberikan kesehatan untuk menyelesaikan pekerjaannya.
"Saya hanya mohon doa saja agar saya sehat selalu untuk melanjutkan pekerjaan ini," pungkasnya.
Aksi Kakek Nurman ini tak hanya menjadi pelajaran ketulusan, namun juga menjadi pengingat bahwa pembangunan dan perawatan fasilitas umum bisa terwujud jika ada niat yang kuat demi kepentingan bersama.