Pemkab Lebong Gelar Rakor Penanggulangan Bencana
Lebong-Rakjat.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan forum komunikasi pimpinan daerah (forkompinda) Lebong menggelar rapat koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana guna menetapkan status bencana untuk mengambil langkah-langkah penanganan terhadap dampak bencana yang terjadi, di Aula Kantor BPBD setempat, pada Rabu, (29/3/2023).
Rakor dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Drs. Fahrurrozi, M.Pd didampingi Komandan Kodim 0409 R/L, Letkol INF. M. Renaldy Herbowo, Kapolres Lebong, AKBP. Awilzan S.IK yang diwakili Wakapolres Kompol Muliyadi, Kepala Pelaksana BPBD Tantomi serta turut hadir Kepala OPD terkait dan Camat yang wilayahnya terdampak bencana.
Rapat dilaksanakan dikarenakan bencana yang terjadi dalam wilayah Kabupaten Lebong dalam waktu yang berturut-turut (26 hingga 28 Maret 2023 di beberapa wilayah kabupaten Lebong, sehingga pemerintah daerah harus mengambil langkah tanggap untuk mengatasinya.
Adapun hasil Rakor penanggulangan bencana ini yakni menetapkan Lebong dalam kondisi tanggap darurat dan seluruh lintas sektor siap bahu membahu untuk memberikan rasa aman serta nyaman untuk masyarakat, dan teknis penanganan pasca banjir.
Wakil Bupati Fahrurrozi usai memimpin rakor, saat di wawancara mengatakan, secepatnya menyusun rencana tindakan, terutama penanganan DAM Sabo yang tanggulnya jebol serta pengerukan air Bioa Kotok.
"Langkah penanggulangan Dam Sabo ini penting karena akan berdampak pada areal persawahan yang padinya belum dipanen, jangan sampai petani gagal panen," tegasnya.
Wabup juga meminta do'a dan dukungan dari semua pihak terkait upaya pemkab dalam penanggulangan bencana ini.(Pingki)