Skip to main content

Jembatan TAP Menghawatirkan, Menteri BUMN Tinjau Langsung Ke Lokasi


Bengkulu Utara,Rakjat.com - Pasca Banjir beberapa Hari silam yang mengakibatkan Jembatan dijalan Lintas tepatnya di Kecamatan Tanjung Agung Palik (TAP) menghawatirkan karena tidak bisa dilalui, Menteri BUMN langsung meninjau Lokasi, Selasa (30/4).

Kunjungan kerja kali ini Rini Soemarno
bersama dengan Bupati Bengkulu Utara
Ir.H.Mian melakukan peninjauan langsung
ke Jembatan Tanjung Agung Palik yang
mengalami rusat berat akibat bencana
banjir.

Jembatan Tanjung Agung Palik sejak tanggal 26 April 2019, yang lalu sudah tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat, karena konstruksi jembatan yang sudah sangat mengkhawatirkan.

Saat itu, menteri menunjuk PT. Hutama Karya (Persero) sebagai penangung jawab dan akan bersinergi dengan BUMN lain serta Kementerian PUPR. Sedangkan soal jaringan listrik yang menjadi tanggung jawab PT. PLN, hingga saat ini telah melakukan penormalan 2 jurusan. Dari jumlah yang sebelumnya padam karena dampak banjr dan longsor, kini tercatat 6.788 yang sudah menyala. Begitu juga dengan PT. Pertamina, dipastikan menjamin ketersediaan stok untuk BBM dan juga LPG.

BUMN-BUMN yang hadir saat itu antara lain, PT Telkom, Pelindo 2, Himbara, Bulog, Jasa Raharja, Kimia Fatma, PTPN VII, seluruhnya bersinergi memberikan bantuan obat-obatan, tenaga medis, alat kebersihan, perbaikan sarana sekolah, sembako, dengan total bantuan sebesar Rp 870 juta.


Dalam kesempatan itu juga Rini Soemarno
mengajak beberapa BUMN ikut serta untuk
meninjau langsung kondisi infrastruktur
yang mengalami kerusakan.

Berkenaan dengan agenda kunjungan kerja
Menteri BUMN, Bupati Bengkulu Utara Ir. H. Mian menyampaikan data-data kerusakan jembatan yang terjadi Kabupaten Bengkulu Utara, khususnya jembatan yang Jalan akses utama oleh masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari.

"Pemerintah Daerah berharap, Menteri
BUMN melalui seluruh jajarannya dapat
membantu percepatan rehabilitasi dan
rekonstruksi kerusakan infrastrukur yang
bersifat krusial di Kabupaten Bengkulu
Utara,"jelas Bupati.(RR/Adv)