Pemkab Lebong Sambut Baik Kegiatan Penghijauan Alam Dari PT PLN
Lebong, Rakjat.com - Bertempat di Desa Talang Donok, Kecamatan Topos, Kabupaten Lebong, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Lebong Donni Swabuanna hadiri Focus Group Discussion (FGD) 1, Kegiatan Pengelolaan Dan Penghijauan Catchment Area PLTA Tes Berbasi Imbal Jasa Tahun 2025 yang bertema "Dengan Semangat Perubahan dan Cinta, Ayo Bersama Hijaukan Lebong Tercinta".
Terlihat di lapangan, Kegiatan Penghijauan tersebut kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lebong melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan PLN Indonesia Power.
Sekretaris Daerah saat di wawancarai oleh awak media mengucapkan terimakasih kepada pihak PLN yang telah peduli kepada lingkungan kususnya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ketahun.
"Atas nama pemerintah daerah, kami tentu menyambut baik apa yang dilakukan oleh PLN Pembangkit Bengkulu melakukan edukasi FGD dengan bersama masyarakat sekaligus memberikan bantuan berupa bibit, sekaligus pupuk dan biaya perawatannya nanti. Dan kita tentu tadi menyambut baik apa yang dilakukan oleh PLN ini", kata Sekda.
Sekda yang mewakili Pemerintah Kabupaten Lebong yang hadir pada kegiatan penghijauan, berharap kegiatan seperti yang di lakukan oleh pihak PLN ini bisa di lakukan juga oleh Perusahaan-perusahan yang lain terkususnya yang memanfaatkan aliran sungai ketahun.
"Dan kita berharap juga hal-hal semacam ini juga dilakukan oleh perusahan-perusahan lain yang memanfaatkan terutama sungai ketahun untuk melakukan hal-hal serupa. Dan tadi di disampaikan juga bahwa bibit yang akan dibagikan adalah bibit pohon yang produktif yang kita juga berharap bahwa pohon-pon ini nanti memberikan efek secara ekonomi bagi masyarakat, "kata Donni Swabuanna.
Sementara itu, Team Leader Lingkungan PT.PLN Indonesia Power UBP Bengkulu Iwan Rosario Wardana,mengatakan pelaksanaan penghijauan Catchment Area berbasis imbal jasa di kecamatan topos kebupaten lebong. Dimana ini adalah Kasmen Areanya PLTA TES,
Ditambahkan Iwan, bahwa PLTA TES melakukan program penghijauan ini sebagai bentuk tanggung jawab, tanggungjawab lingkungan, berserta sumber daya alam yang ada di sekitar Pembangkit.
"Dengan harapan juga terjadinya peningkatan ekonomi di sisi warga, di sisi hulu Catchment Area PLTA TES, karena memang tanaman yang diberikan ini hasil dari musyawara atau FGD, focus group discussion, menentukan jenis tanaman yang cocok dan yang sesuai dengan iklim yang ada dan kemauan kelompok tani yang ada. Pada kesempatan ini memang luasan 3 hektar dengan 2 kelompok tani, cuman harapan kami ini menjadi pionernya, menjadi bahan utama untuk kelompok-kelompok lain bisa lebih bersemangat dalam rangka penghijauan dan pemuliaraan sumber daya air di Kesmen Area di topos ini, "kata Iwan.