Latihan Kesiapsiagaan Bencana Digelar, Bengkulu Perkuat Sinergi Hadapi Gempa dan Tsunami
BENGKULU,Rakjat.com – Menyadari posisi geografis Provinsi Bengkulu yang berada di kawasan Ring of Fire (Cincin Api), jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai komponen masyarakat menggelar latihan kesiapsiagaan operasional penanggulangan bencana alam, khususnya menghadapi potensi gempa bumi dan tsunami.
Latihan yang dipimpin langsung oleh Dankodiklat TNI Letjen TNI Mohamad Naudi Nurdika ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi antarinstansi agar lebih responsif saat situasi darurat terjadi.
Dalam keterangannya, pihak TNI menegaskan bahwa tujuan utama dari simulasi ini adalah menumbuhkan kesadaran mandiri di tengah masyarakat.
Diharapkan, masyarakat memiliki kesiapsiagaan minimal untuk melindungi diri sendiri, serta mampu mengamankan keluarga dan lingkungan sekitarnya saat bencana terjadi.
Latihan ini juga dikategorikan sebagai bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yang berfokus pada upaya pengurangan risiko dan dampak bencana secara terukur.
Pemerintah Kota Bengkulu yang turut hadir, diwakili Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Pj Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, menyampaikan apresiasi atas peran strategis TNI dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi.
“Bengkulu berada di kawasan rawan bencana, sehingga pembagian peran menjadi sangat penting. TNI, BPBD, pemerintah kota, hingga pemerintah provinsi harus selaras dalam upaya pencegahan dan penanganan,” ujar Dedy.
Ke depan, Pemerintah Kota Bengkulu berencana menggelar simulasi bencana berskala besar pada akhir tahun 2026, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat secara luas.
Berbeda dengan latihan sebelumnya yang terbatas, simulasi mendatang akan menyasar kalangan pelajar sebagai bentuk edukasi dini terkait langkah penyelamatan saat terjadi gempa. Selain itu, masyarakat umum juga akan diberikan pemahaman mengenai jalur evakuasi dan titik kumpul aman jika terjadi potensi tsunami.
Wali Kota Dedy juga menyampaikan akan segera melakukan koordinasi lanjutan dengan Gubernur dan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu guna memastikan kesiapan teknis pelaksanaan simulasi tersebut.
Meski berbagai langkah mitigasi terus dilakukan, ia tetap mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta berdoa agar Bengkulu senantiasa terhindar dari bencana alam.