Zulkarnain : Vidio Walikota Tutup Eks Lokalisasi, Sama Saja Membuka Bobroknya Sendiri

Bengkulu,Rakjat.com - Vidio Penutupan Eks Lokalisasi yang dilakukan Walikota Bengkulu sempat Viral, Zulkarnain Mengaku Itu sama saja Helmi Hasan membuka Bobroknya sendiri selama Memimpin 2 Periode, Kamis (9/4).
Baru baru ini Dunia Maya di hebohkan sebuah Vidio berdurasi 59 Detik yang menulis Gubernur Menutup Masjid, Walikota Menutup Lokalisasi.
Dikutip dari media Beritaterbit.com, Menangapi Vidio yang beredar Tersebut Salah satu Masyarakat Andi mengatakan Tidak usah dikomentari, masalahnya kita sudah jenuh walikota diduga sudah mempolitisir Corona Terus, Coba jika memang ingin menutup Eks Lokalisasi kenapa tidak Dari awal Menjabat kok baru sekarang. Seolah-olah Bekerja dengan baik memberantas Penyebaran Virus Covid-19.
“Tidak usah dikomentari lagi, masalahnya masyarakat sudah jenuh, walikota sudah mempolitisir Corona terus, coba jika memang ingin menutup lokalisasi kenapa harus sekarang, apalagi membuat video seolah-olah walikota bekerja dengan baik dengan menutup kawasan berpotensi penyebaran covid-19 dan pak gubernur telah melakukan kriminalisasi” terang Andi.
Andi melanjutkan seharusnya tidak harus demikian yang dilakukan pak wali, dengan adanya wabah covid-19 ini, saya yakin orang-orang juga pada takut ke lokalisasi, karena banyak manusia ni mau hidup.” Jelas Andi sambil tertawa lebar.
Ditempat terpisah seorang tokoh masyarakat yg Juga Politisi Senior Propinsi Bengkulu H. Zulkarnain Kaka jodho, yang biasa dikenal dengan Gusdur mengatakan Semangat Nian Walikota Menutup Eks Lokalisasi kenapa Tidak Dari dulu pak Walikota, dan Kita tau Masjid At Taqwa itu sering digunakan oleh siapa, seharusnya Bersyukur kenapa ditutup sementara
“Semangat nian menutup lokalisasi.
Masjid Taqwa semua orang tau pak Wali yang selalu beraktifitas, justru harusnya bersyukur. “Ujar Bg Zul yg juga Ketua Partai Golkar Kab Bengkulu Utara.
Lanjut Gusdur menambahkan Ini sama saja kita mengibaratkan Walikota Yang Pesta, Gubernur dan FKPD Provinsi Bengkulu yang Cuci Piring, Seharusnya Walikota sangat Malu.
“Bahasa Santunnya Walikota yang PESTA, FKPD Propinsi yang cuci piring. Kalau sayo Walikota malu dan sangat malu.” Tambah Bg Zul.
Gubernur dan FKPD Provinsi Bengkulu Setahu kami muslim yang Taat pada Agama Islam den tentu mereka punya alasan kenapa Waktu itu menutup Masjid At Taqwa sementara dari aktifitas seperti biasanya dikarenakan untuk memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Covid-19, kita tau Korban yang meninggal adalah Jamaah Tabligh dan dya lama dimasjid tersebut. Seharunya Menutup Eks Lokalisasi itu tidak harus walikota Yang Turun Tanggan Cukup Satpol PP selesai Urusan Menutup Tempat Maksiat tersebut.
“Gubernur dan FKPD Provinsi Bengkulu setau sayo muslim yang taat, bukan Islam sekedar ajo, tentunya mereka punya alasan dan demi menyelamatkan umat makanya ditutup. Yang sayo heran idak perlu Walikota nian yang nutup lokalisasi, cukup SATPOL PP KOTA dan selesai urusan tutup menutup tempat maksiat” tambah Bg Zul Yang Dulunya Orang Dekat Alm Gusdur Mantan Presiden RI.
Untuk diketahui bahwa kebijakan Gubernur bengkulu menutup masjid taqwa adalah karena sesuai protap kesehatan dan diskusi antara Gubernur, Kabinda, kajati dan team gugus tugas penanganan wabah covid-19, bahwa menurut kronologi dari seorang yang terkonfirmasi positif Corona meninggal dunia, dan sejak 5 Maret 2020 hingga meninggal, almarhum melakukan aktifitas di masjid taqwa, sehingga masjid di tutup agar dapat memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.
Editor : Redaksi