Ketua LP.K-P-K : Soal Polisline Masjid At Taqwa, Jangan Cuma Salahkan Gubernur Tapi Juga FKPD Karena itu Kesepakatan Bersama

Bengkulu,Rakjat.com - Menyikapi Pemberitaan Beberapa Media Online yang menyebutkan "Gubernur Tutup Tempat ibadah, Walikota Tutup Tempat Pelacuran", Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan berikan Tanggapan, Jumat (10/4).
Untuk diketahui Baru-baru ini kita dibuat heboh oleh beberapa media online dengan menulis Judul berita Gubernur Menutup tempat Ibadah, Walikota Tutup Tempat Pelacuran.
Menyikapi Pemberitaan Tersebut Ketua LP.K-P-K Alamsyah mengatakan Berita itu seolah-olah tendensius menyerang Pribadi Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Seharunya Media itu memberikan Informasi yang membangun dan mencerdaskan masyarakat bukan membuat Propaganda.
"Berita itu jelas Tendensius memojokkan Atau menyerang Pribadi Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Seharusnya Media itu memberikan informasi yang membangun dan mencerdaskan masyarakat bukan membuat Propaganda," Ujar Alamsyah.
Lanjut Alamsyah menambahkan kita ketahui bersama pemasangan Polisline di masjid At Taqwa itu sudah kesepakatan bersama Antara Gubernur dengan FKPD Provinsi Bengkulu untuk memutus mata rantai Penyebaran Virus Covid-19 dikarenakan Korban Yang dinyatakan positif itu jamaah Tabligh lama tinggal dimasjid tersebut. Seharunya tidak hanya menyalahkan Gubernur tapi juga salahkan FKPD terkait Polisline tersebut.
"Polisline itu kesepakatan bersama antara Gubernur dan FKPD Provinsi Bengkulu untuk memutus mata Rantai Penyebaran Virus Covid-19 karena Jama'ah Tabligh yang meninggal dinayatakan positif lama Tinggal dimasjid tersebut,"Tambah Alamsyah.
Alamsyah menambahkan Marilah kita sama-sama lawan Virus Covid-19 bukan untuk saling mencari Pangung Politik, Kita yakin dan Percaya Gubernur Kedepan Sudah tertulis di LauhulMahfuz "Kitab Tempat Allah SWT menuliskan segala suluruh catatan kejadian dialam semesta".
Editor : Redaksi