BPBD Bengkulu Operasikan Pusdalops, Pusat Kendali Respons Darurat dan Informasi Bencana
Bengkulu, Rakjat – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu kini memiliki pusat kendali terpadu untuk memantau dan menangani berbagai peristiwa darurat di wilayahnya. Fasilitas tersebut dikenal sebagai Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops).
Melalui pusat kendali ini, seluruh laporan masyarakat terkait kejadian darurat dapat dipantau dan ditindaklanjuti secara terkoordinasi.
Kepala BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, mengatakan Pusdalops menjadi titik utama koordinasi dalam penanganan kebencanaan maupun kejadian darurat lainnya.
“Melalui pusat pengendalian operasi atau Pusdalops, BPBD Kota Bengkulu berkoordinasi dan bersinergi dengan call center 112 untuk melayani warga apabila membutuhkan bantuan,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, pusat kendali tersebut dilengkapi dengan personel yang bertugas selama 24 jam untuk memantau berbagai informasi yang masuk dari masyarakat.
Selain operator, BPBD juga menyiapkan berbagai perangkat pendukung seperti sistem komunikasi, sarana pemantauan informasi, serta kendaraan operasional yang dapat langsung digunakan ketika tim harus turun ke lapangan.
Dengan dukungan peralatan teknologi dan personel yang siaga, proses penerimaan laporan hingga penyebaran informasi kebencanaan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan akurat.
BPBD Kota Bengkulu berharap keberadaan Pusdalops dapat meningkatkan efektivitas koordinasi dalam penanganan situasi darurat sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat ketika terjadi bencana atau kejadian yang membutuhkan penanganan segera.