HARGA KELAPA ANJLOK, PETANI KELAPA TANJAB TIMUR MENJERIT
Sudirman MT.S.Pd: Pemerintah Harus Hadir Berikan Solusi Cepat dan Tepat
JAMBI, Rakjat.com– Harga jual kelapa di pasar yang terus merosot tajam menjadi keluhan utama para petani, tak terkecuali di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur). Kondisi ini membuat para petani kelapa semakin tercekik, sementara biaya perawatan dan panen justru terus meningkat.
Sudirman MT.S.Pd, Ketua Perhimpunan Petani Kelapa Indonesia (Perpekindo) Wilayah Jambi, menyuarakan keprihatinan mendalam atas situasi ini. “Harga kelapa anjlok, petani tercekik. Jangan biarkan petani kelapa sendirian berjuang menghadapi ketidakpastian harga ini,” ujarnya dalam pernyataan yang disampaikan, Selasa (28/7/2026).
Menurutnya, kelapa merupakan salah satu komoditas unggulan yang menjadi tumpuan penghidupan ribuan keluarga di Tanjab Timur dan seluruh provinsi Jambi. Namun saat ini, hasil panen yang melimpah tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan petani.
Sudirman menegaskan, pemerintah pusat maupun daerah harus segera hadir memberikan solusi yang cepat dan tepat. Tiga hal utama yang mendesak diperjuangkan adalah:
Harga stabil, petani sejahtera: Menetapkan kebijakan harga acuan yang menjamin keuntungan petani.
Kebijakan tepat, masa depan hebat: Menyusun regulasi yang melindungi petani dari permainan harga di tingkat pedagang.
Petani kuat, bangsa berdaulat: Memperkuat rantai pasok dan pengolahan hasil agar nilai jual kelapa meningkat.
“Jangan sampai komoditas andalan daerah justru menjadi beban bagi petaninya sendiri. Kami berharap perhatian pemerintah segera nyata, agar petani kelapa tidak semakin menderita dan tetap bisa berkontribusi untuk perekonomian daerah,” pungkas Sudirman.(Hadi su)