Ridwan Nurazi : Dempo, janganlah Membuat "Diksi" Menakut-nakuti Orang
![]() |
| Ridwan Nurazi/Foto: Newsikal.com |
Menanggapi Statement Dempo Xler, Rektor Unib Dr Ridwan Nurazi melalui Pesan Whatsapp mengatakan Janganlah membuat "Diksi" yang menakut-nakuti Orang Bengkulu, Seolah-olah Bnegkulu akan Hancur, Bubar dan Bangkrut.
"Menurut saya, janganlah membuat "diksi" yang menakut-nakuti orang Bengkulu. Seolah olah Bengkulu akan hancur, bubar, dan bangkrut, Kata Ridwan Nurazi.
Saya (Ridwan Nurazi,Red) 90 Persen asli Orang Bnegkulu, sangat tidak setuju dengan statement itu, kalau tidak disertai Data. Sejak Bengkulu atau berbisah dari Sumbagsel tahun 1968 sampai sekarang, telah mengalami Perkembangan yang pesat dan itu Mungkin tidak akan terjadi kalau kita tidak menjadi Provinsi tersendiri,Ujar Ridwan Nurazi.
"Saya 90 persen asli orang Bengkulu, tidak setuju dengan statement itu, kalau tidak disertai data. Sejak Bengkulu "merdeka" atau berpisah dari Sumbagsel tahun 1968 sampai sekarang, telah mengalami perkembangan yang pesat, dan itu mungkin tidak akan terjadi kalau kita tidak menjadi Provinsi tersendiri," Ujar Ridwan Nurazi.
Perlu Kita ketahui Gubernur Terdahulu sampai sekarang telah mengambil Peran untuk memajukan Bnegkulu, Saya bangga dengan Peran Mereka. Saat ini, menurut saya Kita justru sedang naik Kapal Layar, Kita sendang On The Ringht Tracck. seperti Akses Darat ( Jalan Toll, Koneksi ke 4 Provinsi Tentangga sudah dan sedang di Buka), Akses Udara Juga begitu, Akses Laut dan Pengembangan Wilayah Pelabuhan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus sedang Berlangsung, Masih Kata Ridwan Nurazi.
"Para Gubernur terdahulu sampai sekarang telah mengambil peran untuk memajukan Bengkulu, saya bangga dengan peran mereka. Saat ini, menurut saya, kita justru sedang naik kapal layar, kita sedang on the right track. Akses Darat (jalan toll, koneksi ke 4 Prov. terangga sudah dan sedang dibuka), akses Udara juga begitu, Akses Laut dan pengembangan wilayah pelabuhan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus sedang berlangsing," Masih Kata Ridwan Nurazi.
Sekali Lagi janganlah Menggunakan Diksi yang menakutkan tanpa Data,Fakta dan Realita yang Akurat,Tutup Ridwan Nurazi.
"Sekali lagi janganlah menggunakan diksi yg menakutkan tanpa data, fakta dan realita yang akurat," Tutup Ridwan Nurazi.
Editor : Redaksi
