Skip to main content
Jl Salak Tanpa PKL

Puluhan PKL di Pasar Panorama Bongkar Lapak Mandiri, Jalan Salak Kembali Tertib

Bengkulu, Rakjat.com – Suasana berbeda terlihat di kawasan Jalan Salak, Pasar Panorama, Kota Bengkulu. Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan kesadaran penuh mulai membongkar sendiri lapak dagangan mereka yang selama ini berdiri di atas fasilitas umum dan melanggar aturan tata ruang kota.


Pembongkaran mandiri ini dilakukan menyusul instruksi tegas dari Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi. Wali Kota memerintahkan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan area milik jalan terbebas dari aktivitas jual beli yang mengganggu ketertiban dan kenyamanan publik.


Tanpa adanya perlawanan, para pedagang tampak bahu-membahu bersama tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perhubungan, Bapenda, DLH, Damkar, Dinsos, Kominfo, PUPR, serta unsur kecamatan dan kelurahan setempat.
Tim gabungan turun langsung membantu proses pengangkutan barang-barang milik pedagang agar pemindahan berjalan lebih cepat dan tertib.


“Hari ini, sesuai perintah Pak Wali Kota, seluruh jajaran dikerahkan untuk memastikan tidak ada lagi toleransi bagi siapa pun yang berdagang di area milik jalan. Area ini harus dikembalikan fungsinya agar nyaman digunakan oleh seluruh masyarakat,” ujar Kasatpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, Senin (19/1/2026).


Sejak malam sebelumnya, tercatat sedikitnya delapan pemilik toko telah lebih dulu melakukan pembongkaran mandiri. Sementara pada hari ini, beberapa pedagang lainnya secara terbuka meminta bantuan personel Satpol PP untuk membantu merapikan sisa-sisa bangunan lapak mereka.


Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan bahwa langkah penertiban ini diambil demi kepentingan dan kenyamanan publik. Para pedagang yang terdampak diarahkan untuk memindahkan aktivitas dagangnya ke lokasi yang semestinya, yakni di dalam area pasar.


Kehadiran tim gabungan di lokasi tidak hanya bertujuan melakukan penertiban, tetapi juga memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, demi terciptanya wajah Pasar Panorama yang lebih rapi, tertib, dan bebas dari kemacetan.

Daerah