Skip to main content
Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi

Belungguk Point Jadi Ikon Baru Wisata Malam, Walikota Target Winus Hadir di Kota Bengkulu

BENGKULU,Rakjat.com – Pemerintah Kota Bengkulu terus memacu pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata melalui penataan kawasan kota. Salah satu terobosan terbaru yang kini menjadi sorotan adalah kehadiran Belungguk Point, sebuah kawasan yang diproyeksikan sebagai pusat aktivitas warga sekaligus magnet baru bagi wisatawan,Kamis (22/1).


Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan, strategi pengembangan pariwisata Kota Bengkulu saat ini difokuskan pada penguatan pasar regional. Menurutnya, potensi wisatawan domestik dari daerah sekitar seperti Lahat, Pagar Alam, Lubuk Linggau hingga Muara Enim sangat besar dan memberikan dampak ekonomi nyata.


“Tidak perlu muluk-muluk dulu membidik wisatawan luar negeri, kita optimalkan wisatawan lokal regional. Saat peresmian Belungguk Point kemarin, pengunjung dari Lahat hingga Muara Enim berdatangan. Mereka menginap di hotel-hotel seperti Amaris, Santika hingga Mercure. Di situlah uang berputar,” ujar Dedy Wahyudi.


Ia menegaskan, perputaran uang dari wisatawan nusantara (Winus) memberikan dampak langsung bagi masyarakat Kota Bengkulu. Meningkatnya tingkat hunian hotel serta aktivitas di pusat kuliner turut menggerakkan roda perekonomian lokal secara lebih cepat.


Lebih lanjut, Dedy membandingkan visi penataan Kota Bengkulu dengan kota-kota besar yang telah memiliki ikon wisata kuat.

 “Jika Jogja punya Malioboro dan Bandung punya Braga, maka Bengkulu hari ini punya Belungguk Point. Ini salah satu tempat nongkrong terbaik yang sebanding dengan kota-kota tersebut,” tambahnya.


Kehadiran Belungguk Point diharapkan tidak hanya mempercantik estetika kota, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi pelaku UMKM lokal untuk naik kelas.

 Pemerintah Kota Bengkulu pun menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penataan infrastruktur demi kenyamanan pengunjung dan masyarakat.

Daerah