Bocah SD 11 Tahun di Sukaraja Tewas Tenggelam Saat Mandi di Sungai Andalas
Seluma, Rakjat.com – Seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) berusia 11 tahun bernama Muhammad Bagas Hadi Putra, warga Dusun IV Desa Niur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Sungai Andalas, kawasan PTPN VII Desa Padang Pelawi.
Insiden ini terjadi pada hari Senin (2/3/2026) sekitar pukul 15.40 WIB, ketika korban sedang mandi bersama tiga orang temannya.
Kapolsek Sukaraja, Iptu Wulan Rachmawati, mengkonfirmasi kejadian tragis tersebut. Menurutnya, lokasi insiden berada di bawah jembatan PTPN VII, sekitar 500 meter dari Kantor Induk PTPN VII Desa Padang Pelawi.
"Korban bersama tiga rekannya mandi di Sungai Andalas. Berdasarkan keterangan saksi, korban sudah diingatkan agar tidak berenang ke bagian yang dalam karena tidak bisa berenang, namun tetap masuk ke area sungai yang lebih dalam hingga akhirnya tenggelam," ujar Kapolsek. Selasa (3/3/2026).
Sebelum kejadian, sekitar pukul 12.00 WIB, korban bersama dua rekannya berangkat dari Desa Niur menuju Desa Padang Pelawi untuk menemui teman lainnya. Mereka sempat bermain sepeda motor di lapangan bola dan sekitar area PTPN VII sebelum memutuskan untuk mandi di sungai.
Ketika berada di sungai, korban bergerak ke arah bagian yang lebih dalam dan kemudian tenggelam karena diduga tidak memiliki kemampuan berenang. Ketiga temannya sempat berusaha memberikan pertolongan dengan mengulurkan ranting kayu, namun upaya tersebut tidak berhasil.
"Salah satu temannya langsung meminta bantuan ke Kantor Induk PTPN VII dan bertemu dengan satpam. Setelah itu dilakukan pencarian dan korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal tenggelam dalam kondisi tidak bernyawa," tambah Iptu Wulan Rachmawati.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka dan diperiksa oleh tenaga medis di Desa Cahaya Negeri, yang memastikan bahwa korban telah meninggal dunia.
Kapolsek juga mengeluarkan imbauan kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak.
"Kami mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anaknya, khususnya saat bermain di perairan. Pastikan anak-anak tidak mandi atau berenang di sungai tanpa pengawasan dan di lokasi yang tidak aman," tutupnya.