Fokus Infrastruktur di Bumi Merah Putih, Gubernur Helmi: Tidak Boleh Ada Sejengkal Jalan dan Jembatan Rusak
Bengkulu,Rakjat.com – Menyambut tahun 2026, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk terus menggenjot pembangunan infrastruktur secara merata di seluruh wilayah Bumi Merah Putih. Fokus utama diarahkan pada perbaikan jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Penegasan tersebut disampaikan Helmi Hasan saat menjadi pembina apel pagi di Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (29/12/2025). Ia menargetkan tidak ada lagi jalan maupun jembatan rusak di bawah kewenangan Provinsi Bengkulu.
“Target kita jelas, tidak boleh ada satu jengkal pun jalan dan jembatan kewenangan Provinsi Bengkulu yang rusak. Insya Allah, APBD Provinsi Bengkulu sebesar Rp2,5 triliun akan kita fokuskan untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur, termasuk penerangan jalan,” tegas Helmi Hasan.
Selain perbaikan jalan dan jembatan, pembangunan infrastruktur juga akan mencakup penyediaan rest area di setiap kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat serta mendukung mobilitas dan konektivitas antarwilayah.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Helmi Hasan juga menyinggung penguatan program orang tua asuh bagi anak yatim di Bengkulu. Program tersebut akan terus digencarkan dan diperkuat melalui berbagai bantuan sosial, termasuk penyaluran zakat.
Helmi Hasan turut menyampaikan apresiasi terhadap solidaritas masyarakat Bengkulu yang telah membantu daerah lain terdampak bencana. Ia mengungkapkan bahwa bantuan dari masyarakat Bengkulu mendapat respons positif dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Total dana yang terkumpul sebesar Rp4,3 miliar. Masing-masing Rp1 miliar telah kita salurkan ke wilayah terdampak bencana, sementara sisanya digunakan untuk layanan ambulans dan bantuan kemanusiaan lainnya,” jelasnya.
Menurut Helmi Hasan, meskipun APBD Provinsi Bengkulu tidak sebesar provinsi lain, semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat Bengkulu menunjukkan solidaritas yang tinggi dalam membantu sesama.
Selain itu, Gubernur juga menyinggung pelaksanaan kegiatan Retreat Merah Putih yang digelar di rumah ibadah. Kegiatan tersebut diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Harian Lepas (THL), serta masyarakat umum sebagai bagian dari upaya mitigasi dan penguatan nilai kebangsaan.
“Retreat ini berbeda. Bukan di barak dan tidak bernuansa militer, melainkan dilaksanakan di rumah ibadah sesuai agama masing-masing. Ke depan, kegiatan ini akan lebih terfokus dan melibatkan tidak hanya OPD, tetapi juga para pelajar,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Gubernur Helmi Hasan mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Bengkulu untuk menyambut tahun 2026 dengan semangat pelayanan yang lebih kuat.
“Mari kita sambut tahun 2026 dengan semangat yang lebih besar untuk melayani dan membantu masyarakat,” pungkasnya.