Apresiasi Kerja Kepala Daerah Cegah Covid-19, Bang Ken Beri 6 Saran dan Masukan Peduli Masyarakat

Bengkulu,Rakjat.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD)
Republik Indonesia (RI) Ahmad Kanedi mengapresiasi Kinerja Gubernur Bengkulu
serta Kepala Daerah Lainnya atas Upaya yang dilakukan dalam penanganan Wabah
Covid-19 serta ada beberapa masukan dan saran supaya Peduli dengan Ekonomi
Masyarakat, Rabu (15/4).
Anggota DPD RI Ahmad Kanedi mengatakan Bahwasanya dalam
rangka tugas konstitusi dan pengawasan, saya mengapresasi langkah-langkah yang
sudah diambil oleh setiap kepala daerah untuk penanganan Virus Covid-19.
Berikut 6 Saran dan Masukan setelah dilakukannya Pemantauan
dan Pengawasan langsung sebagai Berikut :
- Pemerintah dapat membeli hasil produk masyarakat lokal yang menjadi komponen kebutuhan masyarakat dengan harga yang wajar seperti, Jangung Mentimun, Wortel, Sayur-sayuran, Buah-buahan (Melon,Semangka,Pisang), Ubi Kayu dan Ubi Jalar, Cabai, Hasil Laut ( Ikan dan Ikan Asin). Dan dibagikan kepada masyarakat lagi sebagai komponen sembako.
- Dalam penglihatan dan pengamatan kami selama di lapangan banyak Hasil produk pabrikan yang dibagikan ke masyarakat ( Mie Instan dan Beras Import )
- Pemerintah dapat membeli produk kalamansi dari hasil produk masyarakat lokal dan dibagikan kemasyarakat lagi karena vitamin C sangat baik untuk tubuh manusia.
- Perbanyak kegiatan padat karya yang melibatkan tenaga kerja lokal dan potensi lokal
- Anak-anak di rumah dapat diberi pelajaran tambahan seperti seni dan budaya lokal seperti tari dan silat daerah masing-masing daerah guna untuk mengurangi kejenuhan. dengan kapasitas terbatas dan selalu mengikuti anjuran pemerintah setempat
- Bang ken menyarankan dengan cermat, baik dan benar dalam penggunaan anggaran. sehingga tidak ada penyalahgunaan anggaran
Bang Ken menambahkan
sekali lagi kami sangat mendukung langkah-langkah yang telah diambil oleh setiap kepala daerah. semoga virus Covid-19 ini segera berakhir dan Allah SWT meridhoi kerja keras kita semua Aamiin, serta selamat memasuki bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah, mohon maaf apabila terdapat kesalahan dan kekeliruan.
Editor : Redaksi