Skip to main content
Foto Belungguk Point Hanya Ilustrasi

Belungguk Point Resmi Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Baru Kota Bengkulu, Tampung 160 UMKM

Bengkulu, Rakjat.com – Kawasan Belungguk Point yang berlokasi di Jalan S. Parman, Kota Bengkulu, kini resmi menjelma menjadi pusat perputaran ekonomi kreatif baru. Kehadiran kawasan ini langsung disambut antusias para pelaku usaha, dengan tercatat sebanyak 160 tenant UMKM telah memadati area tersebut.


Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UKM) Kota Bengkulu, Nelawati, menyatakan tingginya minat pelaku usaha merupakan sinyal positif bagi geliat ekonomi lokal. Menurutnya, kehadiran ratusan tenant ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bengkulu dalam menyediakan wadah representatif bagi UMKM agar bisa naik kelas.


“Belungguk Point tidak hanya sekadar tempat berjualan, tetapi dirancang sebagai ikon wisata kuliner dan ruang publik modern yang menyatu dengan nilai-nilai budaya lokal,” ujar Nelawati.


Ia menegaskan, tidak semua pelaku usaha dapat menempati kawasan ini. Pihaknya menerapkan seleksi dan kriteria ketat demi menjaga kualitas produk dan estetika kawasan. Syarat utama bagi tenant adalah memiliki legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), memperhatikan aspek higienitas dan kemasan produk, serta diwajibkan menggunakan sistem pembayaran non-tunai melalui QRIS Bank Bengkulu.


“Kami ingin UMKM yang ada di sini benar-benar siap bersaing. Legalitas, kebersihan, kemasan, dan digitalisasi transaksi menjadi perhatian utama kami,” tegasnya.


Selain itu, para pelaku usaha juga diwajibkan menggunakan sarana berjualan yang bersifat mobile dan estetik, seperti motor modifikasi atau food truck yang telah dibranding khusus, agar kawasan tetap terlihat rapi, tertata, dan menarik bagi wisatawan.


Secara visual, Belungguk Point menonjolkan identitas lokal Bengkulu melalui ornamen khas seperti motif Batik Besurek dan replika alat musik Dol. Penataan lampu hias yang artistik menjadikan lokasi ini destinasi favorit baru bagi warga kota maupun wisatawan luar daerah, terutama pada malam hari.


Pemerintah Kota Bengkulu berharap, dengan berkumpulnya 160 tenant di satu titik strategis, Belungguk Point mampu menjadi mesin penggerak ekonomi mikro yang signifikan di tahun 2026. Diskop UKM juga berkomitmen terus melakukan pembinaan kepada para tenant, termasuk melalui pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital agar UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas.


Dengan beroperasinya Belungguk Point secara penuh, Kota Bengkulu kini memiliki pusat ekonomi kreatif yang diyakini mampu bersaing dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia, sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah.

Daerah