Hadirkan Kadis PUPR, Teuku Zulkarnain Jawab Keluhan Masyarakat

Bengkulu, Rakjat.com – Lakukan Reses didampingi Kepala Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Wakil Ketua II DPRD
Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain pastikan tahun 2019 akan ada pembangunan
besar-besaran di Kecamatan Selebar dan Kampung Melayu.
Reses yang dilakukan di kediamannya di Jalan Sungai Rufat RT
09/07 Kelurahan Pagar Dewa, Rabu (12/12) ini bertujuan menampung dan
menyalurkan aspirasi masyarakat Kota Bengkulu terkhusus di Kecamatan Selebar
dan Kampung Melayu.
Kehadiran Kadis PUPR Kota Bengkulu Syafriandi, membuat
masyarkat merasa lebih dekat dan lugas ketika menyampaikan keluhan mengenai
infrastruktur dan aspek lain yang bersangkutan langsung maupun tidak langsung
dengan dinas PUPR.
Salah satu keluhan terkait infrastruktur yakni kondisi jalan
di Perumahan Bumi Alam Persada. Seperti dikatakan Ratna, warga RT 21, jalan di
perumahannya sama sekali belum tersentuh pembangunan. Berbagai upaya sudah ia
lakukan bersama masyarkat lainnya untuk mendesak developer membangun jalan
dikawasan perumahan tersebut. Kendati demikian, Ratna mengungkapkan bahwasanya
pihak developer lepas tangan terkait pembangunan jalan. Akibatnya jalan
disekitaran perumahan mengalami genangan dan becek apabila terjadi hujan.

Menanggapi hal tersebut, Syafriandi mengatakan ia akan
memeriksa terlebih dahulu izin pembuatan perumahan tersebut sebelum melakukan
tindakan. Apabila hal itu sudah dilakukan, dirinya akan berkoordinasi dengan
Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Bengkulu lalu mengerahkan
anggotanya untuk menindak lanjuti permasalahanyang ada di Lapangan.
"Nanti akan saya cek terlebih dahulu izin dari Perumnas
ini seperti apa di Dinas Perkim, nanti baru saya perintahkan ke anggota saya
untuk menindaklanjuti jalan mana saja yang rusak dan lampu jalan yang mana saja
yang mati," katanya.
Beberapa waktu lalu, DPRD Kota Bengkulu sudah mengesahkan
anggaran untuk infrastruktur yang akan digunakan oleh Dinas PUPR Kota Bengkulu.
Teuku Zulkarnain menuturkan, daerah Kampung Melayu dan Selebar akan mendapatkan
anggaran sebesar Rp180 miliar.
"Kita sampaikan, Rp 180 miliar untuk anggaran Kampung
Melayu dan Selebar, jadi harapan kita kedepan tidak ada lagi di Kecamatan
Kampung Melayu dan Selebar ini infrastrukturnya tidak tersentuh oleh
pembangunan, jalan-jalan tanah kita harapkan tidak ada lagi, keluhan warga
sering banjir karena tidak ada siring itu tidak ada lagi," tandasnya.(DPS)