Skip to main content
PLT Kepala Dinas Pariwisata Nina Nurdin Tasron

Kunjungan Wisata Bengkulu Meningkat Pasca Lebaran, Pantai Panjang Tetap Jadi Primadona

Bengkulu,Rakjat.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, mengungkapkan rasa syukurnya atas suksesnya pengelolaan destinasi wisata selama masa libur Lebaran 1447 Hijriah (2026).


Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan hingga masa libur usai, kunjungan wisatawan ke Kota Bengkulu masih terpantau ramai dan memadati berbagai kawasan wisata. Lonjakan ini dinilai sebagai indikator meningkatnya daya saing Bengkulu sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Pulau Sumatra.


“Peningkatan kunjungan ini menunjukkan bahwa Bengkulu semakin kompetitif sebagai destinasi wisata. Wisatawan yang datang tidak hanya dari lokal, tetapi juga dari luar daerah untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga,” ujar Nina, Senin (30/3/2026).


Destinasi unggulan seperti Pantai Panjang masih menjadi magnet utama bagi pengunjung. Penataan kawasan yang lebih bersih, aman, dan tertib dinilai berhasil meningkatkan kenyamanan wisatawan selama berlibur.


“Kami menerima banyak respon positif dari pengunjung yang puas dengan wajah baru Pantai Panjang. Kebersihan dan keamanan menjadi fokus utama agar wisatawan merasa nyaman,” tambahnya.


Selain wisata pantai, kawasan pedestrian Belungguk Point juga menjadi daya tarik baru. Destinasi yang diresmikan pada akhir 2025 ini kini menjelma sebagai pusat keramaian baru di jantung kota, bahkan dijuluki sebagai “Malioboro-nya Bengkulu”.


Belungguk Point menawarkan suasana modern dengan sentuhan kearifan lokal, menjadikannya tempat favorit untuk bersantai, menikmati kuliner UMKM, hingga berfoto di bawah gemerlap lampu hias pada malam hari.


Tak hanya itu, sejumlah destinasi lain turut ramai dikunjungi wisatawan, di antaranya Benteng Marlborough, Rumah Pengasingan Bung Karno, Pantai Zakat, Pantai Berkas, serta Danau Dendam Tak Sudah.


Untuk menjaga kenyamanan wisatawan dan mencegah praktik “getok harga”, Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pariwisata juga telah memasang spanduk Standar Harga Resmi atau Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk sejumlah komoditas kuliner di kawasan wisata.


Nina berharap tren positif ini dapat memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat lokal, khususnya pelaku UMKM, sektor perhotelan, hingga jasa transportasi.


“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan. Harapannya, sektor pariwisata ini mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.

Daerah