Mengenal Lebih Jauh Sosok Rohidin, Anak Petani Menjadi Gubernur

Bengkulu,Rakjat.com - Rohidin Mersyah, anak
petani yang lahir di Desa Gelumbang, Kecamatan Manna Bengkulu Selatan adalah
laki-laki cerdas dengan torehan prestasi akademik membanggakan. Alumni
Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada ini mulai meniti karir menjadi Pegawai
Negeri Sipil di Pemda Bengkulu Selatan. Dirinya yang haus akan ilmu
pengetahuan, terus mengenyam pendidikan hingga meraih gelar Doktor.
Saat usia 40 tahun, Rohidin yang aktif
dalam organisasi sejak SMA, diberikan amanah sebagai Wakil Bupati Bengkulu
Selatan periode 2010-2015. Saat itu, dirinya mendamping Reskan Effendi
Awaludin. Usai akhir jabatan periode itu, nama Rohidin Mersyah pun santer dan
digadang-gadang menjadi calon bupati. Maklum saja, jiwanya yang enerjik, supel,
dan cerdas menjadikan namanya menduduki puncak survei elektabilitas.
Namun siapa sangka, Pilkada 2015 mewajibkan
dirinya melepaskan status PNS. Rohidin pun mengambil keputusan dan akhirnya
maju Pilkada. Tapi kali ini dirinya maju di tingkat provinsi. Rohidin yang
berpasangan dengan Ridwan Mukti akhirnya terpilih menjadi pemenang dalam
pemilihan serentak 9 Desember 2015. Pada 12 Februari 2016, Presiden Jokowi
melantik Ridwan Mukti dan Rohidin Mersyah menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur
Bengkulu periode 2016-2021 di Istana Merdeka.
Bersama Ridwan Mukti, dirinya menyusun
program prioritas agar Provinsi Bengkulu bisa lepas dari status tertinggal, dan
berupaya menekan angka kemiskinan yang tergolong akut. Bukan itu saja,
transformasi birokrasi pun dilakukan agar tercipta pelayanan prima, baik untuk
masyarakat maupun untuk investor.
Menjabat
Pelaksana Tugas Gubernur
Pria kelahiran 9 Januari 1970 ini diberikan
amanah sebagai Pelaksana tugas Gubernur. Mendagri sampaikan Surat Keputusan
usai sang Gubernur ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Komisi
Pemberantas Korupsi. 22 Juni 2017 di Kantor Kemendagri saat itu, Rohidin tak
banyak yang diucapkan. Menurutnya, perjuangan selama Pilkada dan niatnya
menghibahkan diri bersama Ridwan Mukti membangun Bengkulu masih benar-benar ia
rasakan.
Dirinya bergegas memberikan support dan
motivasi ke seluruh pegawai pemerintahan. Meneruskan program pembangunan dan
juga mencari terobosan-terobosan untuk mencapai target pembangunan yang
dicita-citakan. Di tengah terseok-seoknya serapan anggaran, Rohidin terus
lakukan penyesuaian dan juga gebrakan.
Dengan tetap berpegang pada prinsip Integritas,
dirinya juga mendorong proses pembangunan berjalan sesuai jadwal. Program
Strategis Nasional yang diusulkan dan ditetapkan untuk Provinsi Bengkulu terus
ia kawal. Gebrakan meningkatkan perekonomian juga terus ia upayakan, seperti
menjadikan Pelabuhan Pulau Baai sebagai gerbang utama jalur logistik dan
komoditas Bengkulu.
Kendati Provinsi Bengkulu memiliki beragam
persoalan, bagi Rohidin merupakan tantangan yang harus dihadapi bukannya
diratapi. Dirinya yang juga dikenal sebagai motivator, terus berusaha
membangkitkan kepercayaan publik dan membangkitkan rasa percaya diri masyarakat
Provinsi Bengkulu akan beragam potensi provinsi yang dikenal dengan Bumi
Raflesia itu.
Editor
: Redaksi