Skip to main content
Proyek Tambal Sulam Satker 2 BPJN Bengkulu Diduga Jadi Ladang Korupsi

Proyek Tambal Sulam Satker 2 BPJN Bengkulu Diduga Jadi Ladang Korupsi

Bengkulu, Rakjat.com – Pekerjaan preservasi (tambal sulam) Jalan Nasional dari Pagar Dewa hingga Simpang Empat Betungan yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja (Satker) 2 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Bengkulu diduga menjadi ladang korupsi. Hal ini mencuat setelah ditemukan kerusakan kembali di sejumlah titik jalan yang baru saja diperbaiki, Jumat (19/12).
 

Berdasarkan pantauan media di lapangan, pekerjaan preservasi yang dilakukan di ruas Jalan Lintas Nasional tersebut terlihat tidak bertahan lama. Beberapa titik yang sebelumnya telah ditambal sulam kini kembali mengalami kerusakan dan berlubang, meskipun pekerjaan tersebut baru selesai beberapa bulan lalu.

 

Menanggapi hal itu, perwakilan Organisasi Masyarakat Gerakan Relawan Indonesia Semesta (GARIS), Alfridho, menyampaikan keprihatinannya. Ia menilai kualitas pekerjaan preservasi tersebut sangat tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang dikucurkan.

 

“Miris melihat pekerjaan preservasi Satker 2 BPJN Provinsi Bengkulu yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah, namun diduga dikerjakan secara asal-asalan,” ujar Alfridho.

 

Ia juga mempertanyakan daya tahan hasil pekerjaan yang seharusnya mampu bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama.

 

“Masa iya pekerjaan yang baru selesai beberapa bulan lalu sudah banyak jalan yang berlubang kembali. Silakan cek langsung ke lapangan, faktanya memang demikian,” tambahnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Satker 2 BPJN Provinsi Bengkulu belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Daerah