Bupati Rejang Lebong Lantik Lima Pejabat Eselon II, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik
Rejang Lebong,Rakjat.com – Bupati Rejang Lebong H.M. Fikri Thobari, S.E., M.AP secara resmi melantik lima pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Pelantikan berlangsung di Ruang Pola Pemkab Rejang Lebong, Selasa (6/1/2026) pukul 14.30 WIB.

Kelima pejabat yang dilantik yakni Zakaria Effendi, S.Pd., M.Pd. sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; drg. Asep Setia Budiman sebagai Kepala Dinas Kesehatan; Anton Sefrizal, S.STP., M.Si. sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja; Hari Eko Purnomo, S.T. sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR); serta Erwan Zuganda, S.H. sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa para pejabat yang dilantik telah melalui tahapan seleksi administrasi, asesmen, presentasi, serta wawancara oleh panitia seleksi yang kompeten dan profesional. Penempatan jabatan dilakukan berdasarkan prinsip the right man on the right position sesuai rekomendasi hasil seleksi terbuka.
Bupati juga menegaskan bahwa tantangan birokrasi ke depan semakin kompleks seiring dinamika perubahan yang cepat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia aparatur sipil negara.
“Dalam konteks ini, rotasi, promosi, maupun mutasi jabatan bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis untuk memastikan organisasi pemerintahan tetap dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta sasaran pembangunan,” ujar Bupati.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab baru, membangun sinergi dengan seluruh jajaran, serta menciptakan ekosistem birokrasi yang sehat, terbuka, dan kolaboratif. Bupati juga mendorong para pejabat untuk aktif turun ke lapangan guna menangkap kebutuhan masyarakat secara langsung.
Selain itu, Bupati mengingatkan agar nilai-nilai ASN BerAKHLAK terus diterapkan dalam praktik kerja sehari-hari, tidak hanya sebagai slogan, tetapi sebagai pedoman moral dan profesionalisme aparatur negara.
“Koordinasi bukan sekadar rapat atau pertemuan formal, tetapi membangun komunikasi yang efektif dan sinergi yang kuat demi mewujudkan program-program yang benar-benar membantu masyarakat,” tutup Bupati.