Skip to main content
BPBD Kota Bengkulu Siapkan Jalur dan Titik Evakuasi Hadapi Ancaman Gempa dan Tsunami

BPBD Kota Bengkulu Siapkan Jalur dan Titik Evakuasi Hadapi Ancaman Gempa dan Tsunami

Bengkulu, Rakjat – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu terus melakukan berbagai langkah mitigasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana alam, terutama gempa bumi dan tsunami.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni pemasangan rambu penunjuk jalur evakuasi di sejumlah titik yang dinilai rawan terdampak, khususnya di wilayah pesisir.

Kepala BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, menjelaskan rambu-rambu tersebut berfungsi sebagai panduan bagi masyarakat agar tidak panik dan dapat segera menuju lokasi aman ketika terjadi peringatan bencana.

“Rambu jalur evakuasi dipasang di beberapa titik agar masyarakat mengetahui arah yang harus ditempuh saat terjadi keadaan darurat, terutama jika ada potensi tsunami,” kata Ardana.

Selain jalur evakuasi, BPBD juga telah menetapkan sejumlah lokasi sebagai titik kumpul sementara. Di antaranya kawasan Universitas Bengkulu yang menjadi lokasi evakuasi bagi warga di sekitar Beringin Raya.

Kemudian Kantor Lurah Kampung Kelawi juga disiapkan sebagai lokasi berkumpul bagi masyarakat di wilayah tersebut sebelum diarahkan ke tempat yang lebih aman.

Beberapa fasilitas umum lainnya seperti Lapangan Merdeka dan Masjid At-Taqwa juga ditetapkan sebagai titik evakuasi sementara karena lokasinya berada di area yang relatif aman.

Sementara itu, bagi warga di kawasan Pantai Panjang, jalur penyelamatan diarahkan menuju Simpang Empat Pantai dan gedung SMKN 2 Kota Bengkulu. Di wilayah ini juga telah dipasang sirene peringatan tsunami di kawasan Sport Center dan Kantor Kesbangpol Kota Bengkulu.

Jika sirene peringatan berbunyi, masyarakat diminta segera meninggalkan area pantai dan menuju titik aman terdekat.

Untuk wilayah Jenggalu, BPBD mengarahkan warga menuju Lapangan Kemuning atau Balai Buntar sebagai tempat evakuasi sementara.

Sedangkan masyarakat yang berada di wilayah Selebar dan Kampung Melayu diarahkan menuju Lapangan Pagar Dewa maupun Terminal Betungan.

Dalam skenario evakuasi besar, BPBD Kota Bengkulu juga menyiapkan Stadion Semarak dan Komplek STQ sebagai lokasi pengungsian utama bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Daerah