BPKAD Nilai Transformasi Pantai Panjang Berdampak Positif
Kota Bengkulu, Rakjat.com - Wajah kawasan wisata Pantai Panjang kini mengalami perubahan signifikan. Destinasi yang sebelumnya dikeluhkan karena persoalan sampah dan penataan yang semrawut, mulai menunjukkan transformasi positif setelah adanya pendelegasian kewenangan pengelolaan dari Pemerintah Provinsi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kepercayaan dari Gubernur kepada jajaran pemerintah kota untuk menata langsung ikon wisata kebanggaan masyarakat Bengkulu itu.
Menurutnya, Pantai Panjang yang dulu terkesan “berantakan” kini telah berangsur bersih dan tertata dengan lebih baik.
“Alhamdulillah, Pantai Panjang sekarang sudah berangsur bersih. Kami melihat bus-bus pariwisata mulai rutin berdatangan membawa wisatawan,” ungkap Dedy, Kamis (5/3).
Salah satu strategi utama dalam menjaga kebersihan pantai dilakukan melalui gerakan gotong royong massal yang digelar rutin setiap Jumat atau Minggu. Kegiatan tersebut melibatkan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihak kecamatan, hingga perangkat RT dan RW di sekitar kawasan pantai.
Dedy menegaskan, budaya bersih-bersih sebenarnya telah lama dilakukan oleh Pemkot Bengkulu, bahkan sebelum adanya instruksi terbaru dari pemerintah pusat. Namun demikian, ia menyambut baik kebijakan tersebut karena sejalan dengan visi nasional dalam meningkatkan kebersihan lingkungan dan daya tarik destinasi wisata.
Selain fokus pada kebersihan, Pemkot Bengkulu juga mulai melakukan penataan fisik kawasan. Rencana relokasi pedagang serta penyediaan fasilitas pendukung seperti gazebo permanen tengah dipersiapkan agar area pantai tidak lagi terlihat kumuh oleh tenda-tenda liar.
Pemerintah berharap, dengan kondisi pantai yang semakin nyaman dan tertata, citra Bengkulu sebagai destinasi wisata unggulan akan semakin kuat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Di sisi lain, Kepala BPKAD Kota Bengkulu Yudi Susanda menilai penataan kawasan wisata tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya tarik daerah sekaligus berpotensi mendorong pertumbuhan pendapatan asli daerah.