Skip to main content
Pemkab Asahan Perkuat Sinergi Penataan Agraria

Pemkab Asahan Perkuat Sinergi Penataan Agraria

 

Asahan, Rakjat.com - Pemerintah Kabupaten Asahan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan Reforma Agraria melalui Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (12/8/2026).

Rapat tersebut dibuka Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., dan dihadiri Kepala BPN Kabupaten Asahan Pangihutan Manurung, Kasdim 0208/Asahan, jajaran OPD, serta tamu undangan lainnya.

Rianto mengatakan, Gugus Tugas Reforma Agraria memiliki peran penting dalam mewujudkan penataan agraria yang berkeadilan, terutama dalam mengurangi ketimpangan pemilikan tanah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria ini dilaksanakan untuk mewujudkan cita-cita reforma agraria dalam upaya mengurangi ketimpangan pemilikan tanah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta sebagai simbol sinergi dan kolaborasi," kata Rianto.

Ia meminta seluruh perangkat daerah yang tergabung dalam gugus tugas aktif berkoordinasi sesuai bidang kerja masing-masing. Menurutnya, sinergi antarpihak diperlukan agar tujuan reforma agraria dapat diwujudkan secara nyata.

Rianto juga menegaskan rapat tersebut harus menghasilkan arah dan kesepakatan yang jelas untuk pelaksanaan program Reforma Agraria Kabupaten Asahan sepanjang 2026.

"Kita berharap kegiatan Reforma Agraria ini bukan hanya acara seremonial semata, tetapi dapat menghasilkan produk yang nanti kita sepakati bersama, yang dapat menjadi arah kegiatan Tim Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Asahan di tahun 2026 ini," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPN Kabupaten Asahan Pangihutan Manurung menjelaskan bahwa Gugus Tugas Reforma Agraria dibentuk sebagai upaya mengoordinasikan penataan kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah agar lebih berkeadilan.

Menurut Pangihutan, pelaksanaan reforma agraria juga diharapkan dapat membantu penyelesaian sengketa dan konflik agraria serta berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kami memohon bantuan dari Pemerintah Kabupaten Asahan agar pelaksanaan Gugus Tugas Reforma Agraria dapat berjalan dengan baik," kata Pangihutan.

Ia menyebut kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Asahan berlangsung mulai Mei hingga November 2026.

Pemerintah Kabupaten Asahan diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi bersama BPN dan seluruh pihak terkait agar penataan pertanahan dapat berjalan sesuai bidang dan kewenangan masing-masing.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa, dilanjutkan sambutan Kepala BPN Asahan serta sambutan Wakil Bupati Asahan.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar.