Pemkot Bengkulu Bertindak Tegas, Tertibkan “Kopi Pangku” dan Bangunan Liar di Betungan–Beringin Raya
BENGKULU,Rakjat.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mengambil langkah tegas dalam memberantas praktik prostitusi terselubung dan bangunan liar yang dinilai merusak estetika kota serta mengganggu ketertiban umum. Penertiban dilakukan pada Senin (26/1), menyasar kawasan Simpang Empat Betungan dan wilayah Beringin Raya.
Pantauan media ini di lapangan, sasaran utama penertiban adalah sejumlah warung remang-remang yang selama ini dikenal dengan fenomena “kopi pangku”. Kawasan tersebut telah lama menjadi sorotan masyarakat karena diduga menjadi ajang praktik prostitusi, peredaran minuman keras, serta tidak mengantongi izin usaha yang sah.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima banyak laporan dan keluhan dari warga terkait aktivitas di kawasan tersebut. Keluhan masyarakat menyangkut keresahan sosial, potensi kriminalitas, serta citra lingkungan yang dinilai semakin memprihatinkan.
Istilah “kopi pangku” merujuk pada modus pelayanan warung kopi yang diduga menawarkan jasa pramusaji wanita dengan tarif tertentu, di mana pelanggan menikmati kopi sambil memangku pelayan. Praktik ini dinilai melanggar norma kesusilaan serta ketentuan ketertiban umum.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Pemkot Bengkulu menurunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penertiban di lapangan. Dalam operasi tersebut, petugas mendapati sejumlah wanita berpenampilan mencolok yang diduga memberikan layanan kepada pengunjung warung.
Wali Kota Bengkulu secara tegas menginstruksikan Kepala Satpol PP untuk segera mengeksekusi pembongkaran bangunan liar yang berdiri di kawasan Betungan dan Beringin Raya.
“Tidak ada tawar-menawar. Bangunan-bangunan itu ilegal dan di sana juga diduga terjadi transaksi tuak serta minuman beralkohol. Targetnya, minggu ini kawasan tersebut harus bersih,” tegas Dedy Wahyudi.
Saat proses penertiban berlangsung, sebagian penghuni warung dilaporkan sempat melarikan diri sebelum petugas melakukan tindakan lebih lanjut. Pemkot Bengkulu menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan penindakan berkelanjutan demi menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan masyarakat.