Rektor Unib : Apa yang dilakukan Gubernur itu mengajarkan Kita supaya Tidak Panik

Bengkulu,Rakjat.com - Menyikapi Beberapa Pemberitaan terkait Gubernur Bengkulu mengunjungi dan Memberi Suport Pasien Positif Virus Covid-19, Rektor Unib Ridwan Nurazi Angkat Bicara, Kamis (15/4).
Untuk diketahui Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengunjungi rumah warga positif COVID-19 atau Virus Corona. Ia datang untuk memberikan edukasi kepada masyarakat setempat agar tidak menjauhi atau mengucilkan pasien selama masa isolasi mandiri di rumah. Ia juga memberikan suport moral dan motivasi kepada pasien agar tetap tenang, tidak usah panik dan jangan merasa diperlakukan perbeda.
Didampingi tenaga medis dan RT setempat, Gubernur Rohidin sempat ‘ngobrol’ melalui sambungan telepon dari depan pagar rumah pasien. "Kami mau ngasih suport aja. Mau meyakinkan publik yang memiliki pemahaman berdeba. Jadi ibu tidak usah hawatir, tenang, jangan panik, jangan merasa disisihkan,” kutipan percakapan Gubernur Rohidin bersama pasien yang diketahui merupakan seorang ibu dan anak yang diduga terpapar suaminya. Sang suami sendiri saat ini dirawat di Rumah Sakit M Yunus Kondisi baik dan sehat.
Terkait Berita tersebut Rektor Unib Ridwan Nurazi mengatakan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah itu mengajarkan kepada kita semua agar jangan Panik menghadapi Musibah ini.
"Gubernur mengajarkan kpd kita agar kita jangan panik mnghadapi musibah ini,"Kata Rektor.
Lanjut Rektor menambahkan Kita seharusnya Tidak boleh mengucilkan orang yang memang dia belum terpapar, Kalaupun sudah ada ynag terpapar jaga jarak jangan dekat akan tetapi tidak boleh mengucilkan serahkan semua pada petugas Medis Untuk merawatnya.
"Jangan mengucilkan orang kalau memang dia belum terpapar, kalau ada yg sdh terpapar jaga jarak jgn dekat dekat, tapi tdk dikucilkan, serahkan pada petugas medis utk merawatnya,"Tutup Rektor.
Editor : Redaksi