Skip to main content
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bengkulu, Yudi Susanda

THR ASN Pemkot Bengkulu Masih Tunggu Regulasi Teknis, Anggaran Rp20 Miliar Telah Disiapkan

Bengkulu,Rakjat.com – Memasuki minggu kedua bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu masih menunggu kepastian pencairan Tunjangan Hari Raya (THR).


Meski pemerintah pusat sebelumnya menargetkan pencairan pada minggu pertama Ramadan, hingga kini regulasi teknis di tingkat daerah belum juga diterbitkan. Hal ini membuat proses pencairan THR belum dapat direalisasikan.


Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bengkulu, Yudi Susanda, memastikan bahwa secara finansial Pemkot Bengkulu telah siap untuk mengeksekusi anggaran THR tersebut.


“Anggaran sudah kami siapkan kurang lebih Rp20 miliar untuk THR ASN Kota Bengkulu. Jadi secara kesiapan anggaran, Pemkot sudah siap. Tinggal menunggu regulasi teknisnya saja,” jelas Yudi.


Ia menerangkan, penundaan ini disebabkan belum turunnya Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) dari pemerintah pusat yang menjadi dasar hukum pencairan dana di tingkat daerah.


Secara nasional, Kementerian Keuangan telah mengalokasikan anggaran THR sebesar Rp55 triliun untuk tahun 2026, dengan komponen pembayaran penuh 100 persen yang meliputi gaji pokok dan tunjangan melekat.


Berdasarkan data dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu, penyaluran THR untuk ASN di wilayah Bengkulu diprediksi akan terealisasi paling lambat pada 13 Maret 2026. Hal ini sejalan dengan ketentuan umum yang mewajibkan pembayaran THR paling lambat H-7 sebelum Hari Raya Idulfitri.


Yudi berharap keterlambatan ini tidak memengaruhi semangat dan dedikasi para ASN dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.


Selain THR, para ASN juga dijadwalkan akan menerima Gaji ke-13 yang rencananya mulai dicairkan pada Juni 2026 mendatang.

Daerah