Skip to main content
Gambar Ilustrasi Polantas sedang mengurai kemacetan,sumber Gogel/foto(Ist)

Keringat Di terik Panas,Sebuah Pengabdian Untuk Bangsa,Itulah Polisi

Peran Seorang Polisi Bagi Masyarakat dan Keluarga,Power Is For Service 

Jambi,Rakjat.com -Kadang kita tak pernah sadari akan sebuah tugas serta tanggung jawab yang menjadi kewajiban atau sebuah keharusan.

Ya..! Itulah tugas Satuan Polisi Lalulintas,sebagai pengabdian untuk Negara atau menjadi pencarian tulang punggung untuk keluarga dari gaji yang tak sebanding dengan tantangannya.

Mirisnya tanggapan masyarakat kepada Polisi yang benar,seolah ditepis oleh isu sebagian oknum hingga menyudutkan institusi ini.

Padahal tugas Polisi lalu lintas sangat penuh tantangan, terutama dalam mengurai kemacetan, menegakkan hukum, dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib lalu lintas.Tantangan ini semakin lengkap dengan perkembangan teknologi dan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi.

Sebagai Masyarakat Indonesia pernahkah kita berfikir apabila di negeri ini tidak memiliki sebuah Institusi kepolisian.Mungkin dapat kita bayangkan bersama,akan kehidupan bernegara tanpa adanya penegakan Hukum,tentu akan menimbulkan ke semerawutan.

Tugas yang dipikul oleh seorang Polisi tentunya sangat berat,bukan hanya untuk kepentingan keluarga atau dalam menjaga marwah Institusinya, melainkan sebuah perputaran roda kehidupan di tatanan Negara demi sebuah keadilan dalam penegakan hukum,melindungi,mengayomi serta memberikan ketenangan kepada Masyarakat pada umumnya.

Penulis dalam media ini mencoba duduk di halte tepian jalan yang tak jauh dari persimpangan dan memperhatikan seorang Polisi Lalulintas sedang bertugas,kala itu Listrik sedang padam sehingga lampu lalulintas tidak dapat berfungsi sebagaimana biasanya.

Demi memberikan kenyamanan bagi pengendara ia siap berdiri di tengah persimpangan,dengan tiupan peluitnya ia dapat mengurai kemacetan.

Disana saya berfikir berdiri di tengah persimpangan jalan,dengan kendaraan berlalu lalang, tak takut tersenggol atau bahkan tertabrak kendaraan dan kemungkinan terjadi ancaman pada jiwanya.

"Terik panas,keringat menetes bahkan jiwa selalu terancam adalah sebuah pengabdian, namun lebih banyak cibiran yang di terima,itulah Polisi."Gumam ku.

Mempunyai keluarga seperti masyarakat pada umumnya,tentu didalam keluarga mereka memiliki jiwa sabar,kuat dan memiliki psikis yang tahan banting akan isu-isu yang sering menyudutkan akibat oknum Polisi yang tak bertanggung jawab.

Pada saat itu saya juga berfikir bahwa Polisi juga manusia biasa,setelah tiba masa purna tugas akan kembali menjadi masyarakat sipil biasa.

Penulis : Hadisusilo 

Jurnalis Rakjat.com 

Daerah