Skip to main content
Penguatan Kapasitas Kelembagaan Dan Pelatihan Admin Media Sosial Dan Adhoc Pada Pemilu Tahun 2024

Penguatan Kapasitas Kelembagaan Dan Pelatihan Admin Media Sosial Dan Adhoc Pada Pemilu Tahun 2024

Lebong,rakjat.com- Bertempat di Aula Hotel Dinda Ceria, Komisi Pemilihan Umum gelar rapat koordinasi Penguatan Kapasitas  Kelembagaan Dan Pelatihan Admin Media Sosial dan Adhoc Pada Pemilu Tahun 2024.

Dalam penguatan kapasitas Kelembagaan  dan pelatihan admin media sosial tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengundang narasumber dari anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk memberi pemahaman bagi para PPK cara bagaimana untuk pengguna sosial media serta bagaimana menjadi admin media sosial.

Terpantau di lapangan acara di buka langsung oleh Ketua KPU Lebong Yoki Setiawan didampingi komisioner KPU Lebong lainnya, meliputi Devi Herdiati, Sugianto dan Rio Arya Nugraha. Serta menghadirkan tiga narasumber dengan materi yang berbeda. 

Untuk materi penguatan kelembagaan Badan Adhoc disampaikan oleh mantan Komisioner KPU Lebong, Yayan Hardian. Kemudian materi teknis penulisan berita sesuai kaidah Jurnalistik, disampaikan Yofing Demarte Tulama dari PWI Lebong. Sedangkan materi pengelolaan sosial media dan menangkal berita Hoax disampaikan Praktisi IT, Agus Bambang Achtiar.

"Kegiatan hari memang sebagai kita undang kelima anggota PPK, sebagai langkah penguatan kapasitas SDM. Apalagi saat ini tahapan-tahapan pemilu semakin padat, untuk itu kita berharap seluruh SDM PPK semuanya siap untuk menyukseskan Pemilu 2024," ungkap Ketua Divisi Sosialisasi, Parmas dan SDM KPU Lebong Devi Herdiati kepada awak media, Kamis (23/11/2023) siang.

Selanjutnya, kata Devi, dalam penguatan SDM itu sendiri, pihaknya mengundang pemateri dari mantan Komisioner KPU, PWI Lebong dan Praktisi IT. Tujuannya agar semua tahapan yang dilaksanakan maupun akan dilaksanakan, bisa tersampaikan kepada masyarakat.

"Jadi salah satu corong kita dalam sosialisasi adalah media sosial, apalagi di Kabupaten Lebong didominasi generasi Z dan Y. Jadi kita gunakan sosial media sebagai penyampaian informasi dan tahapan Pemilu. Setelah acara ini, kita minta PPK juga secara berjenjang memberikan pemahaman kepada PPS dalam pengelolaan akun official PPS," pungkasnya

Daerah