Skip to main content
Mantan Kades Definitif Tabeak Dipoa Sampaikan Klarifikasi Terkait Aset Desa di Rumahnya

Mantan Kades Definitif Tabeak Dipoa Sampaikan Klarifikasi Terkait Aset Desa di Rumahnya

Lebong, Rakjat.com - Mantan Kepala Desa Definitif Hendra Gumaman sampaikan klarifikasi terkait Aset Desa yang masih di rumahnya. 

Dalam klarifikasi Mantan Kades Definitif Dirinya membenarkan bahwa aset desa memang benar ada beberapa aset desa masi ada di rumahnya.

"Saya klarifikasi dikit, inikan waktu itu Pjs-nya meda, jadi mereka ngantor dirumah saya waktu itu, jadi ngantor di rumah saya dalam empat bulan kemudian pindah ke balai desa, balai desa di seberangkan belum selesai nian masih rusak, jadi waktu perangkat ambil aset desa, saya suruh bawa semua nya, yang ada di rumah saya kini Televisi, Motor Dinas, Lemari Posyandu, Genset Rusak, Laptop Rusak,yang belum mereka bawak," Kata Mantan Kades Definitif.

Lebih lanjut dirinya juga mengatakan bahwa Separuh aset sudah di ambil seperti Sound Sistem, Laptop, Kursi dan Meja, bahkan meja pribadi milik Mantan Kades Definitif yang diambil dua buah oleh Pemerintah Desa.

"Yang lainkan sudah diambil oleh mereka seperti Sound Sistem, Laptop, Kursi, Meja, bahkan meja saya kebawa oleh mereka dua buah," Ujarnya.

Ditambahnya bahwa dirinya sudah menegur pemerintah Desa untuk mengembalikan meja yang kebawa oleh pemerintah deasa, akan tetapi belum dikembalikan.

"Sudah saya tegur tapi belum dibawa kerumah saya, tidak saya kata kan terus karena meja kan, malas juga kita kan, cuman pakai lah dulu kan, nantilah kalau sudah habis pjs, baru kita bilang, karena meja mereka tidak ada, jadi pakailah dulu kata saya, " Kata mantan kades definitif.

Dirinya juga menjelaskan bahwa dirinya mau klarifikasi karena hal ini sudah lama dirinya katakan kepada BPD, Pjs Kades serta Perangkat desa, suruh membawa aset desa ke balai karena aset tersebut di anggap nya menuhin aja di rumahnya.

"Jadi masalah saya klarifikasi dikit, ini sudah lama saya katakan, sama BPD sudah saya katakan, sama Pjs-nya sudah saya katakan, sama perangkat desanya pun sudah saya katakan, suruh bawa, nyempetin aja sebenarnya ini dirumah saya, cuman mereka tidak mau membawa nya, karena mereka tidak berani meletakan itu di seberang,  sound sistem yang kecil itu pun tidak di letak di balai tapi di rumah kadus karena takut hilang, karena disitu sering maling," tutup mantan kades Definitif.

Daerah