Rentetan Kasus Tersengat Listrik di Seluma, Dua Tewas Satu Selamat dalam Sebulan
Seluma, Rakjat.com – Rentetan insiden tersengat listrik yang terjadi dalam kurun waktu satu bulan terakhir di Kabupaten Seluma memprihatinkan. Tercatat tiga kejadian dengan korban jiwa, dua di antaranya meninggal dunia dan satu lainnya nyaris tewas.
Peristiwa pertama terjadi pada Sabtu, 18 April 2026. Refaldi (25), warga Kelurahan Talang Saling, tewas saat sedang memanen sawit di Kelurahan Lubuk Lintang. Kejadian bermula ketika alat yang digunakan korban tanpa sengaja menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi.
Belum genap sebulan, insiden kedua terjadi pada Sabtu, 2 Mei 2026, sekitar pukul 09.35 WIB di Desa Lubuk Terentang, Kecamatan Lubuk Sandi. Reswan (46), seorang tukang bangunan, meninggal dunia setelah besi cor yang ia luruskan menyenggol kabel listrik saat bekerja di proyek ruko warga.
"Besi yang ditegakkan korban tanpa sengaja menyenggol kabel listrik yang posisinya rendah," ungkap warga setempat, Reskan, Selasa (05/05/2026).
Ironisnya, sehari berselang, Minggu 3 Mei 2026, kejadian serupa kembali terulang di Kelurahan Talang Saling. Dedi (45), pekerja bangunan, tersengat listrik saat mengerjakan proyek Koperasi Merah Putih. Ia sempat terpental dan pingsan, namun beruntung berhasil diselamatkan oleh rekan kerjanya.
Rangkaian kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius di masyarakat, apakah insiden ini murni kelalaian manusia, atau terdapat masalah sistemik terkait keamanan jaringan listrik di lapangan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala PLN ULP Tais, Didin Mardina, menyampaikan bahwa pihaknya sebenarnya telah melakukan berbagai upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat.
"Kami rutin melakukan sosialisasi bahaya listrik, baik secara door to door maupun penyuluhan di tingkat desa dan kecamatan. Seluruh pegawai juga dilibatkan untuk memberikan pemahaman terkait penggunaan listrik yang aman," jelas Didin.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar jaringan listrik, terutama ketika menggunakan alat yang berpotensi menyentuh kabel.