Skip to main content
Pemkab Asahan dan KPK Gelar Exit Meeting Bimtek Antikorupsi

Pemkab Asahan dan KPK Gelar Exit Meeting Bimtek Antikorupsi

Asahan, Rakjat.com - Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Exit Meeting Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Rabu (6/6/2026).
 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program KPK dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas di daerah.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para asisten dan staf ahli, pimpinan OPD, perwakilan KPK, serta tamu undangan lainnya.

 

Perwakilan KPK, Rino Haruno, mengatakan selama pelaksanaan Bimtek pihaknya telah melakukan pembinaan kepada seluruh unsur pemerintah daerah. Selain itu, tim KPK juga melakukan peninjauan ke sejumlah unit pelayanan publik, di antaranya RSUD Kabupaten Asahan, Mall Pelayanan Publik, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

 

Menurutnya, hasil kunjungan menunjukkan adanya peningkatan pelayanan, terutama di RSUD Kabupaten Asahan.

 

Ia menegaskan bahwa program antikorupsi harus mampu memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Untuk itu, setiap OPD diminta menetapkan target yang jelas dalam pelaksanaan program.

 

KPK juga mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan dalam melakukan evaluasi pendidikan antikorupsi. Selain itu, tindak lanjut Survei Penilaian Integritas (SPI) sektor pendidikan dinilai penting untuk terus diperkuat.
 

Dalam kesempatan itu, Bupati Asahan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KPK atas pendampingan yang telah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Asahan.

 

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.

 

Bupati juga menyampaikan rencana pengembangan aplikasi sebagai pusat informasi bagi masyarakat guna mendukung keterbukaan pelayanan publik.

 

“Kami akan terus melakukan pembenahan terhadap berbagai kekurangan yang ada serta meningkatkan pelayanan yang transparan dan responsif,” katanya.

 

Exit meeting ini diharapkan dapat memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.