Penyambutan Bupati-Wabup Lebong Dihadiri Ribuan Pendukung Abang
Lebong, Rakjat.com - Penyambutan Bupati Lebong H.Azhari,SH,.MH dan Wakil Bupati Lebong Bambang ASB S.Sos M.Si dihadiri ribuan pendukung A-Bang Sekabupaten Lebong.
Peyambutan Bupati dan Wakil Bupati periode 2025-2030 tersebut, disambut secara adat di Rumah Dinas Bupati (Rumdin) Bupati Lebong yang bertempat Kawasan Danau Picung Senin(3/3/2025) sore. Sebelumnya rombongan Bupati dan Wabup beserta pasangan masing-masing, diarak dari Desa Tik Tebing Kecamatan Lebong Atas menuju Rumdin Bupati Lebong.
Setibanya di kawasan Rumdin Bupati, Bupati dan Wakil Bupati di sambut dengan tarian adat serta silat lebong yang di mana kedatngan nya dintungu oleh tokoh masyarakat Lebong serta pendukung nya, usai penyambutan didepan Rumdin acara dilanjutkan di Pendopo yang dihadiri Forkompinda, sejumlah pejabat dan anggota DPRD Lebong dan Tim Pemenangan ABang dan ribuan masyarakat Kabupaten Lebong.
Dalam sambutannya, Bupati Lebong H Azhari SH MH didampingi Wabup Lebong Bambang ASB S.Sos M.Si menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang luar biasa yang dipersiapkan kehadiran mereka pasca di Lantik di Istana Merdeka oleh Presiden Prabowo Subianto kemudian dilanjutkan dengan agenda Retreat di Akmil Magelang.
Dikatakan Azhari, Kabupaten Lebong bukan hanya milik mereka berdua, tapi milik seluruh masyarakat Kabupaten Lebong. Tentunya kritikan dan masukan yang membangun, sangat terbuka bagi kepemimpinan mereka untuk perubahan Kabupaten Lebong.
"Lebong bukan hanya milik kami berdua, tapi milik seluruh masyarakat Kabupaten Lebong. Kami tidak anti kritik dan membuka ruang dialog untuk menyampaikan masukan demi kemajuan Kabupaten Lebong," sampai Azhari.
Ditegaskan Azhari, dirinya bersama Wabup Bambang ASB mengajak seluruh komponen masyarakat yang ada di Kabupaten Lebong, untuk bersama-sama bekerja dan mengisi kepemimpinan mereka lima tahun kedepannya, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lebong.
"Walaupun kita disebut Pasangan Nyoa Kerokong (Kelapa Bolong,red), tapi kami pastikan tidak meminta Fee untuk suatu jabatan, karena kami menginginkan siapapun yang menjadi pejabat dapat bekerja dengan baik bagi masyarakat, dan harus siap menerima ketika dievaluasi atas kinerjanya," pungkasnya.