Gubernur Rohidin Serahkan Bantuan APD Ke Kota Bengkulu

Beengkulu,Rakjat.com – Gubernur Bengkulu DR H Rohidin
Mersyah hari ini Sabtu (28/3) resmi menyerahkan Bantuan Alat Pelindung Diri
(APD) sebanyak 100 buah dan Rapid Test 100 unit ke Kota Bengkulu.
Untuk diketahui Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui BPBD
menerima Bantuan 2000 set APD yang diperuntukan untuk tenaga medis dalam
penanganan Covid-19 dari Mabes TNI, di Makorem 041/Gamas Bengkulu.
Bantuan APD dan Rapid Test untuk tenaga medis ini
diterima Sekretaris Daerah Kota Bengkulu didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota
Bengkulu dan Direktur Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu di
Mapolda Bengkulu, Sabtu (28/3/2020) sore.
Gubernur Bengkulu DR H Rohidin Mersyah Mengatakan APD ini akan diberikan secara proporsional kepada
rumah sakit rujukan yang ada di Provinsi Bengkulu guna menunjang tenaga medis
dalam menangani wabah virus corona.
"Kita akan bagikan secara proporsional ke rumah sakit rujukan di 9
kabupaten dan 1 kota termasuk rumah sakit rujukan tambahan DKT dan Rumah Sakit
Bhayangkara. APD ini dipergunakan khusus untuk tenaga medis yang melakukan
perawatan dan pelayanan di rumah sakit yang kita tunjuk sebagai rumah sakit
rujukan," sampai Gubernur Rohidin.
Bantuan ini, jelas Rohidin, akan terus diminta untuk kebutuhan tenaga
medis, karena APD ini sangat banyak dibutuhkan dalam penanganan kasus
Covid-19.
"Sejak adanya kasus Corona ini, kita (Pemprpv Bengkulu) telah membuat
usulan ke Kementerian Kesehatan untuk kebutuhan Provinsi Bengkulu," kata
Gubernur Rohidin.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kota Bengkulu
Marjon mengatakan alat pelindung diri ini akan diserahkan ke RSHD dan akan
diberikan kepada para tenaga medis di Kota Bengkulu.
“Nantinya kami akan berikan ke pihak RSHD Kota Bengkulu
dan kami minta pembagian dilakukan secara merata agar para tenaga medis
mendapatkan alat pelindung diri dalam bertugas untuk memastikan keselamatan
mereka dan pasien yang ditanganinya,” ujar Marjon.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang
tidak panik dengan situasi saat ini, dan tetap melakukan physical distancing
seperti yang diimbau oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.
“Saya minta semua masyarakat Kota Bengkulu terus
mengikuti imbauan Walikota Bengkulu Helmi Hasan untuk tetap di rumah dalam hal
pencegahan penyebaran covid-19 di Kota Bengkulu, serta kurangi aktivitas di
luar rumah kecuali kepentingan mendesak, untuk itu kita harus sadar akan bahaya
virus ini dan juga rapid tes ini untuk melihat hasil kekebalan imun ditubuh
kita bukan memastikan positif atau negatifnya covid-19, pada seseorang,”
tuturnya.
Editor : Redaksi