Skip to main content
Kepala BPKAD Bengkulu Dukung Penertiban Geng Motor dan Jam Malam Pelajar

Kepala BPKAD Bengkulu Dukung Penertiban Geng Motor dan Jam Malam Pelajar

Kota Bengkulu, Rakjat.com - Pemerintah Kota Bengkulu bersama jajaran Forkopimda mengambil langkah tegas untuk memberantas fenomena geng motor yang belakangan meresahkan masyarakat.

Saat meninjau salah satu titik rawan di kawasan Danau Dendam Tak Sudah, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mendapati kawasan tersebut kini dijaga ketat oleh pasukan Brimob bersenjata lengkap selama 24 jam.

Langkah pengamanan ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya Surat Edaran Wali Kota Bengkulu Nomor 116/20/Tahun 2026 yang secara resmi memberlakukan jam malam bagi pelajar.

Berdasarkan aturan tersebut, seluruh pelajar di Kota Bengkulu diwajibkan sudah berada di rumah paling lambat pukul 21.00 WIB, guna menekan risiko keterlibatan dalam aksi kekerasan jalanan.

“Pasukan Brimob melakukan piket 24 jam di titik rawan. Saya juga meminta Camat, Lurah, Ketua RT hingga Linmas untuk tidak segan membubarkan anak-anak muda yang masih berkumpul di tengah malam,” tegas Dedy Wahyudi saat menyapa petugas di lapangan.

13 Titik Rawan Masuk Radar Pengawasan

Kepolisian Resor Kota Bengkulu telah memetakan sedikitnya 13 titik rawan yang diduga menjadi lokasi berkumpulnya kelompok geng motor.

Beberapa kawasan yang masuk dalam radar pengawasan di antaranya Danau Dendam Tak Sudah, Panorama, Bumi Ayu, Gading Cempaka, Kuala Alam, serta Jalan Kalimantan Raya dan sekitarnya.

Selain pengamanan fisik, Wali Kota juga menginstruksikan para kepala sekolah untuk memberikan perhatian serius terhadap perilaku siswa di luar jam sekolah.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah Kota Bengkulu juga meluncurkan program penguatan Remaja Islam Masjid (RISMA) untuk mengalihkan aktivitas negatif remaja ke kegiatan keagamaan yang lebih positif, terutama menjelang bulan Ramadan.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat dan para orang tua agar lebih ketat mengawasi putra-putrinya untuk mematuhi aturan jam malam, demi mewujudkan situasi Kota Bengkulu yang aman dan kondusif.

Di sisi lain, Kepala BPKAD Kota Bengkulu Yudi Susanda menilai langkah penertiban geng motor dan penerapan jam malam pelajar merupakan upaya penting dalam menjaga stabilitas daerah serta menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat.

Daerah