Kepala BPKAD Ajak Warga Waspadai Abu Vulkanik
Kota Bengkulu, Rakjat.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul meluasnya sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Masyarakat diminta menjaga kesehatan, terutama dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyampaikan bahwa imbauan tersebut merupakan langkah antisipasi untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan, khususnya saluran pernapasan.
Dedy juga meminta masyarakat memperhatikan kondisi lingkungan sekitar serta terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait.
Selain menggunakan masker, warga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara terdampak abu vulkanik. Masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan perlindungan yang sesuai dan menghindari paparan langsung dalam waktu lama.
Pemkot Bengkulu turut mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan diri dan lingkungan tempat tinggal. Warga disarankan menutup pintu dan jendela apabila abu masuk ke kawasan permukiman serta membersihkan permukaan yang terkena abu dengan cara yang tidak menyebabkan partikel kembali beterbangan.
Dedy menegaskan, kewaspadaan perlu ditingkatkan, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan mengalami gangguan pernapasan. Warga yang mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar abu vulkanik diimbau segera beristirahat dan memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila keluhan berlanjut atau memburuk.
Diketahui, dampak erupsi Gunung Anak Krakatau juga berpengaruh terhadap aktivitas penerbangan. Sejumlah bandara mengalami penutupan sementara berdasarkan pemberitahuan navigasi penerbangan atau NOTAM sebagai langkah keselamatan akibat sebaran abu vulkanik.
Bandara Fatmawati Soekarno menjadi salah satu bandara yang terdampak, sehingga terjadi pembatalan dan penundaan sejumlah penerbangan.
Untuk itu, Pemkot Bengkulu mengimbau masyarakat yang memiliki agenda penerbangan agar memantau informasi terbaru dari maskapai dan pengelola bandara sebelum berangkat menuju bandara.
Pemkot Bengkulu juga mengajak masyarakat tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti perkembangan kondisi melalui kanal resmi pemerintah dan instansi berwenang.
Di sisi lain, Kepala BPKAD Kota Bengkulu Yudi Susanda, mengajak masyarakat untuk memperhatikan imbauan pemerintah dan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak abu vulkanik. Menurutnya, menjaga kesehatan dan mengikuti informasi resmi merupakan langkah penting untuk melindungi diri serta keluarga dari potensi gangguan kesehatan.