Sambut New Normal, Dispar Provinsi Bengkulu akan Perketat Destinasi Wisata dengan Protokol Kesehatan

Bengkulu, Rakjat.com - Upaya menyambut New Normal, Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu akan memperketat tempat-tempat Destinasi Wisata dengan cara tahapan-tahapan yang dapat menu njang seperti Protokol Kesehatan, Selasa (9/6)
Kepada Media ini Kepala Dinas Pariwisata Irsan Setiawan SH,.MM mengatakan saat ingin melakukan New Normal pihak nya akan melui tahapan-tahapan yang aka menunjang protokol kesehatan tersebut.
“Nah pada perinsipnya dengan keadaan New Normal yang akan dilaksanakan itukan ada tahapan yang akan kita lalui, yang pertama kita akan melakukan persiapan sosialisasi, persiapan dalam artian mengedukasi ke masyarakat agar masyarakat betul-betul bisa hidup dalam New Normal,” kata Kepala Dinas Pariwisata Ihsan Setiawan, SH.,MM.
Ihsan juga mengatakan bahwa pada pelaksanaan tahapan ini ia berharap agar masyarakat bisa melakukan betul-betul penerapan kembali normal ini. Mulai dari peraturan hingga ketentuan apa saja yang mengikutinya ke depan.
“Sehingga kita berharap bahwa apabila pariwisata itu dibuka masyarakat akan menjadi aman pendapatan asli Daerah meningkat wisata kita jalan,” kata Irsan.
Namun, kata Irsan, pemberlakukan New Normal hinga saat ini jalan akan tetapi masyarakat belum menjalankan protokol kesehatan. Sebab jika pelaku industri wisata tidak ada kesiapan, nantinya akan percuma diterapkan New Normal tersebut.
“Nah ini kita butuh kerjasama yang begitu masif dan kerjasama yang begitu baik antara semua stakeholder masyarakat maupun pengusahasa yang ada di Bengkulu ini,” ujarnya.
Persiapan yang harus dilakukan pengelola wisata menuju New Normal tersebut, lanjut Irsan, mulai dari ketersediaan sarana kebersihan, seperti tempat cuci tangan. Kemudian alat pemeriksa kesehatan, tenaga medis, pengunjung harus mengenakan masker serta hal yang menyangkut pada protokol kesehatan Covid-19.
“Memang harus disiapkan dulu baik masyarakatnya maupun sarana penunjangnya. Jika pengelola wisatanya siap, maka target New Normal akan bisa terealisasi,” harapnya.
Secara resmi belum ia mengatakan pihaknya juga akan melakukan persiapan-persiapan dalam rangka apabila dinyatakan untuk siap melakukan new normal.
"Ya kita berharap itu cepat karena terus terang tempat pariwisata itu adalh tempat industri yang paling betul-betul jatuh atau terjun bebas lah pada saat pandemi ini. Sehingga betul-betul tidak dapat menyumbang sedikit pun devisa Negara dalam rangka pendemi tersebut. Nah inilah harapan kita sehingga sedikit melalui pertemuan persiapan, sosialisasi, kemudian kerjasama dengan masyarakat termasuk dengan pengusaha- pengusaha pariwisata untuk bangkit bersama- sama melaksanakan new normal sesuai dengan pritokol kesehatan," pungkasnya.
Editor : Redaksi