Skip to main content
Hasil Pengerjaan Proyek DD Dengan Anggaran 400jt lebih Desa Harapan Makmur/foto(Ist)

Diduga Ada Kejanggalan Anggaran DD Desa Harapan Makmur Pada Proyek Rabat Beton Tahun 2023

Tanjabtim,Rakjat.com-Pemerintah Desa (Pemdes) Harapan Makmur Kecamatan Rantau Rasau Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi mengalokasikan anggaran dari Dana Desa (DD) di tahap III Tahun Anggaran 2023 dan anggaran BK BK  yang diperuntukan kegiatan pembangunan Rabat Beton sebanyak 3 titik lorong arah pembangunan lanjutan dari tahun sebelumnya.

Titik pertama beralamat di RT 17 ke RT 15 Dusun 3 dengan Volume 2 x 454 M dengan anggaran DD sebesar 389 juta lebih,kemudian titik ke dua beralamat di RT 15 ke RT 14 Dusun 3 Volume 2 x 75 M dengan anggaran  DD 66 Juta lebih dan titik ke tiga yaitu berada di RT 15 ke RT 14 Dusun 3 Volume 2 x 30 M dengan menggunakan anggaran BK BK sebanyak 26 Juta lebih dan diperkirakan menghabiskan total anggaran 400 Juta Lebih.

Dari pantauan Media Online Rakjat.com beberapa waktu yang lalu,bahwa hasil dari investigasi kelapangan ditemukan beberapa kejanggalan pengerjaan proyek Rabat Beton tersebut.

Proyek pembangunan Rabat Beton yang baru selesai dikerjakan sekitar 5 bulan yang lalu itu tidak bertahan lama. Pasalnya saat ini sudah mulai menunjukkan kerusakan.Selasa, (27/02/2024).
Realisasi pembangunan Rabat Beton tersebut diduga asal jadi,hal itu terlihat dari beberapa titik keretakan dan timbulnya batu, mungkin di duga disebabkan oleh kurangnya kadar semen dan bisa jadi kurang air karena waktu pengerjaan masuk musim kemarau.

Selain kurang maksimalnya pengerjaan proyek Rabat Beton tersebut Kades Harapan Makmur juga diduga tidak mematuhi keterbukaan publik terkait kegiatan proyek Rabat Beton ini,hal itu terlihat tidak seluruhnya Papan Prasasti di pasang pada tiap pengerjaannya dalam tiga proyek jalan 1 arah ini.

Saat dikonfirmasi beberapa waktu yang lalu Ambri Jumali Kades Harapan Makmur  Kecamatan Rantau Rasau, mengatakan bahwa proyek rabat beton tersebut merupakan progam dari Dana Desa Tahun 2023.

Lebih lanjut,Ambri menjelaskan bahwa proyek Rabat Beton tersebut selesai dikerjakan sekitar Bulan Oktober tahun 2023 lalu.

Saat disinggung proyek Rabat Beton sudah terlihat beberapa titik kerusakan dan keretakan, Kades menerangkan bahwa kerusakan tersebut di perkirakan akibatkan oleh Air untuk pengecoran.

"Kerusakan dan keretakan itu mungkin itu terjadi karena Air untuk mengaduk Semen menggunakan air masam."Ujarnya.

Ketika ditanya apakah secara spek pengerjaannya menggunakan air dan secara RAB nya sesuai?

"Kalau air memanfaatkan yang paling dekat dan secara spek perencanaan sudah pas."itu sudah urusannya TPK Desa yang mengerjakan."Jelasnya.

Selain itu sudah dilaksanakan Monev dari Kecamatan dan Pendamping Desa."Imbuh Kades Amri Jumali.

Hingga berita ini dipublikasikan,belum mendapat keterangan dari team Monev dari Kecamatan Rantau Rasau.(Hadi su)

Daerah